PARIMO, theopini.id – Sejumlah sekolah di Kota Parigi, ibu kota Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memulangkan siswa lebih awal sebagai langkah mitigasi pascagempa magnitudo 5,0 yang dirasakan cukup kuat pada Rabu pagi, 3 September 2025.
“Benar, sekolah memulangkan siswa-siswi, kami telah menginstruksikan sekolah untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sunarti, di Parigi, Rabu.
Baca Juga: BPBD Imbau Warga Parimo Tetap Waspada Pascagempa Magnitudo 5,0
Gempa yang berpusat di 44 kilometer timur laut Palu dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi pada pukul 06.53 WIB atau 07.53 WITA.
Getarannya cukup kuat, sehingga terasa di Kota Parigi dan membuat sejumlah orang tua murid panik.
“Langkah ini, juga bagian dari upaya mitigasi. Selain itu, orang tua murid langsung datang menjemput anak-anak mereka di sekolah karena khawatir terjadi gempa susulan,” ujar Sunarti.
Ia menegaskan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama.
“Kami minta sekolah tetap memperhatikan keselamatan bersama, dan orang tua murid diminta tidak panik berlebihan,” katanya.
Baca Juga: Pascagempa Poso, Wapres Gibran Tekankan Pemulihan Sekolah dan Perlindungan Kelompok Rentan
Sunarti juga mengingatkan agar masyarakat hanya merujuk informasi resmi dari BMKG atau pemerintah daerah.
“Informasi kegempaan bisa diakses melalui media sosial resmi BMKG. Pastikan anak-anak selalu dalam pemantauan orang tua,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar