PALU, theopini.id — Gubernur H. Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap memberikan dukungan penuh agar kegiatan berjalan lancar dan peserta merasa nyaman selama berada di Palu,” ujar Gubernur Anwar Hafid, saat menerima audiensi Ketua Yayasan Karuna Dipa Palu, Wijaya Chandra, bersama pengurus Dewan Umat Buddha Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa sore, 11 November 2025.
Baca Juga: Peringati Waisak 2023, Wamenag Ajak Umat Buddha Jaga Sikap Toleransi
Ia menyambut baik penunjukan Sulawesi Tengah, sebagai tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Umat Buddha 2025, yang akan dilaksanakan pada 14–15 November 2025 di Kota Palu.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan nasional terhadap Sulawesi Tengah, sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan keharmonisan antarumat beragama.
“Pelaksanaan Rapimnas dan peresmian Vihara Karuna Dipa diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarumat beragama serta meneguhkan budaya toleransi yang telah lama menjadi identitas masyarakat Sulawesi Tengah,” ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan Karuna Dipa Palu Wijaya Chandra menyampaikan laporan mengenai persiapan pelaksanaan Rapimnas.
Ia menjelaskan, para pemuka agama Buddha dan biksu dari berbagai daerah di Indonesia akan mulai berdatangan ke Palu menjelang kegiatan.
“Mulai besok, para biksu dari berbagai wilayah akan tiba di Palu,” kata Wijaya.
Selain membahas Rapimnas, Wijaya juga mengundang Gubernur Anwar Hafid untuk menghadiri dan meresmikan Vihara Karuna Dipa Palu pada 16 November 2025.
Baca Juga: Momen Hari Raya Waisak, Wali Kota Makassar Dorong Perkuat Nilai Toleransi
Vihara tersebut, nantinya akan menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Buddha di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kota Palu.
Pemerintah Provinsi berharap, pelaksanaan Rapimnas dan peresmian vihara dapat berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi keharmonisan sosial, sekaligus memperkuat citra Palu sebagai kota yang damai, terbuka, dan inklusif bagi seluruh umat beragama.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar