POSO, theopini.id — Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di Desa Persiapan Dongi-Dongi, Lore Utara, Kabupaten Poso menjadi momentum penegasan pentingnya pemulihan kawasan ekologis kritis di Sulawesi Tengah.
Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi, hadir dalam kegiatan penanaman pohon serentak nasional pada Selasa, 25 November 2025.
Baca Juga: Parimo Jadi Pusat Penanaman Pohon KLHK yang Digelar Serentak se-Indonesia
“Gerakan nasional penanaman yang kita lakukan hari ini selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Sigi untuk mendorong pembangunan daerah yang ramah lingkungan dan memperkuat ketahanan bencana,” ujar Wabup Samuel dalam sambutannya.
Dongi-Dongi dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini, berada pada wilayah strategis Daerah Aliran Sungai (DAS) dan memegang peran penting sebagai penyangga ekologis.
Kerusakan tutupan lahan di wilayah tersebut, menjadikan upaya penghijauan sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Kabupaten Sigi berada pada kawasan yang secara ekologis sangat penting… sehingga penghijauan bukan hanya kebutuhan tetapi keharusan,” tegas Samuel.
Kegiatan penanaman juga melibatkan jajaran UPT Kementerian Kehutanan, Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, BPDAS Palu Poso, BKSDA, BPKH, serta masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas sektor ini, dianggap sebagai fondasi utama keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan di Sulawesi Tengah.
Wabup Samuel menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dan menekankan pentingnya menjadikan aksi menanam sebagai budaya, terutama bagi wilayah yang rentan bencana alam dan perubahan iklim.
Baca Juga: Pemda Parimo Dukung Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa Kemenag RI
“Menanam satu pohon berarti menanam masa depan. Menanam sepenuh hati adalah bentuk cinta kita kepada bumi, kepada anak cucu kita, dan kepada daerah yang kita cintai,” ucapnya.
Gerakan tanam pohon di Dongi-Dongi diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memulihkan ekosistem yang rusak, memperkuat keseimbangan lingkungan, dan menjaga ketahanan alam bagi generasi yang akan datang.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar