PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Erwin Burase, mengingatkan masyarakat agar perayaan Tahun Baru 2026 tidak diisi dengan aktivitas berisiko, seperti arak-arakan di jalan raya maupun menyalakan petasan.
“Begitu juga bakar-bakar petasan, kalau bisa jangan ada. Kita harapkan masyarakat sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Erwin Burase saat meninjau Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru di Simpang Empat Trans Sulawesi, Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Rabu malam, 24 Desember 2025.
Baca Juga: Pj Bupati Parimo Hadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Caka 1946 di Tolai
Menurutnya, kegiatan arak-arakan berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas, sementara petasan dapat menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan.
Imbauan tersebut, disampaikan Bupati Parimo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) saat melakukan peninjauan kesiapan personel pengamanan.
Ia menekankan pentingnya masyarakat ikut menciptakan suasana kondusif di lingkungan masing-masing.
Selain larangan aktivitas berisiko, Bupati Erwin juga mengajak warga mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif, seperti doa dan zikir, sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang sedang dilanda bencana.
Baca Juga: Gelar Apel Operasi Lilin Tinombala, Polres Parimo Siap Amankan Perayaan Nataru
“Perayaan Tahun Baru tidak harus dirayakan dengan hal-hal berlebihan. Lebih baik kita isi dengan kegiatan yang bermakna dan membawa ketenangan,” tambahnya.
Ia berharap Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Parimo dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar