PALU, theopini.id – Upaya menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak usia dini terus dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Sulawesi Tengah melalui program edukasi SAR.
Kali ini, siswa-siswi PAUD Terpadu Mutiara Hari dan PAUD Ilmi Amalia mengikuti kunjungan edukatif ke Kantor SAR Palu, Senin, 26 Januari 2026, untuk mengenal kesiapsiagaan bencana secara menyenangkan dan mudah dipahami.
Baca Juga: Tanamkan Budaya Siaga Bencana Sejak Dini, Siswa SDIT Izzul Islam Kunjungi Kantor SAR Palu
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh. Rizal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin Basarnas Palu dalam memberikan edukasi kebencanaan, khususnya kepada anak-anak usia dini yang tinggal di wilayah rawan bencana.
“Hari ini kita menerima dua kunjungan dari dua sekolah. Ini bukan hanya hari ini, hampir setiap minggu kami menerima kunjungan dari adik-adik PAUD maupun TK. Kami memberikan edukasi terkait kebencanaan, mengingat wilayah kita rawan bencana,” ujar Moh. Rizal.
Ia menjelaskan, materi edukasi disusun dengan pendekatan visual dan praktik langsung agar mudah diterima oleh anak-anak.
Edukasi diawali dengan pemutaran animasi kartun tentang kebencanaan, seperti langkah yang harus dilakukan saat banjir dan gempa bumi, dilanjutkan dengan simulasi sederhana.
“Agenda pertama, mereka kami sajikan video film kebencanaan dengan gaya anak-anak. Kartun yang menggambarkan jika terjadi banjir apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dipersiapkan. Kemudian kami juga memberikan pembelajaran terkait penggunaan perahu karet,” jelasnya.
Selain pengenalan materi, peserta juga diajak mengenal peralatan dan kendaraan operasional SAR, termasuk perahu karet, truk, dan ATV Basarnas. Anak-anak bahkan diberi kesempatan menaiki kendaraan tersebut dan berkeliling lingkungan kantor, didampingi personel SAR.
Moh. Rizal menegaskan, tujuan utama dari program edukasi ini adalah membangun kemampuan dasar anak-anak dalam menyelamatkan diri ketika bencana terjadi.
Baca Juga: Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Basarnas Latih Petugas Lapas Luwuk
“Dengan suasana santai, adik-adik bisa bermain sambil belajar. Harapan kami, minimal mereka bisa menolong dirinya sendiri. Saat gempa, kami ajarkan tetap tenang, berlindung di bawah meja, dan jika ada kesempatan segera menuju titik kumpul,” paparnya.
Melalui program edukasi SAR ini, Basarnas Palu berharap kesadaran mitigasi bencana dapat tertanam sejak dini, sehingga ke depan anak-anak memiliki kesiapsiagaan dasar dalam menghadapi situasi darurat.
Baca berita lainnya di Google News







