Fokus Infrastruktur dan Status Lahan, Pemprov Gorontalo–TNI Genjot Cetak Sawah

GORONTALO, theopini.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo bersama jajaran TNI memfokuskan percepatan program cetak sawah di Kabupaten Pohuwato, dengan menitikberatkan pada pembenahan infrastruktur pendukung dan penyelesaian persoalan status lahan.

“Dari identifikasi masalah kita sudah bahas, kemudian jalan keluarnya juga sudah kita cari, tinggal tantangan-tantangan ini yang mudah-mudahan bisa kita lewati bersama,” ujar Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam rapat koordinasi percepatan cetak sawah yang digelar di Kota Gorontalo, Sabtu, 28 Februari 2026.

Hingga 27 Februari 2026, realisasi cetak sawah yang telah mencapai tahap pembentukan pematang tercatat seluas 523 hektare dengan panjang pematang 37 meter.

Sementara lahan yang telah diolah mencapai 153 hektare. Pekerjaan tersebut baru mencakup dua kecamatan, yakni Randangan dan Patilanggio, dari enam kecamatan yang menjadi target program.

Dari sisi infrastruktur pendukung, pembangunan yang telah dilakukan meliputi saluran pembuangan sepanjang 18.345 meter, jalan usaha tani (JUT) sepanjang 180 meter, jaringan irigasi tersier (JIT) 5 meter, serta satu unit pintu air. Pembangunan ini, masih difokuskan di Kecamatan Randangan.

Gubernur Gusnar Ismail menyoroti sejumlah kendala di lapangan, terutama pada kawasan dengan vegetasi berat dan area empang.

Ia menyarankan agar pengerjaan difokuskan lebih dulu pada wilayah dengan vegetasi ringan guna mengejar target progres. Untuk kawasan empang, ia meminta koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dalam proses pengeringan.

Selain itu, persoalan status lahan yang masih ditumbuhi kelapa produktif juga menjadi perhatian. Gubernur meminta Dinas Pertanian melakukan pengkajian lebih mendalam sebelum lahan tersebut dialihfungsikan.

Di sisi lain, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus menginstruksikan Dandim 1313/Pohuwato untuk mendetailkan langkah teknis percepatan di lapangan.

Menurut Pangdam, percepatan cetak sawah merupakan tanggung jawab bersama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Pohuwato, sehingga diperlukan sinergi penuh antara pemerintah daerah dan TNI.

Rapat tersebut, turut dihadiri Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Sihotang, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Dandim 1313/Pohuwato, serta pimpinan OPD terkait.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar