Data IPO Jadi Dasar Evaluasi Kebijakan Olahraga Parimo

PARIMO, theopini.id Partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mulai dipetakan secara sistematis, melalui program nasional Indikator Pembangunan Olahraga (IPO) yang dijalankan pada 2026.

“Kami sudah mengambil sampel di tujuh kecamatan untuk melihat sejauh mana masyarakat berolahraga,” ujar Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parimo, Muhamad Rusmin S.Sos, ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, IPO merupakan program berjenjang dari pemerintah pusat hingga daerah yang bertujuan mengukur tingkat aktivitas olahraga masyarakat, dan dampaknya terhadap kebugaran.

BACA JUGA:  Tak Disangka, Warga Poso Temukan Senjata Rakitan saat Cari Rumput

Dalam pelaksanaannya, kata dia, Disporapar Parimo menggandeng pemerintah kecamatan untuk menentukan desa sampel.

Setiap desa, diambil 30 responden yang diminta mengisi kuesioner terkait kebiasaan dan intensitas berolahraga.

Data tersebut, kemudian diinput ke sistem nasional dan terintegrasi langsung dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Olahraga Republik Indonesia.

“Ini untuk mengukur indikator aktivitas olahraga masyarakat dan dampaknya terhadap kebugaran. Nanti datanya ter-update di pusat dan kita akan direngking,” jelasnya.

Menurut Rusmin, hasil pengukuran IPO tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga dasar penyusunan kebijakan olahraga di daerah.

BACA JUGA:  Wabup Sigi Buka Turnamen Sepak Bola SYP Cup di Kinovaro

Melalui data tersebut, pemerintah daerah dapat mengetahui capaian sekaligus kekurangan dalam pembangunan sektor olahraga.

Ia berharap, pengukuran berbasis data ini mampu mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat Parimo untuk rutin berolahraga.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar