Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Pemprov Sulteng Gelar GPM di Delapan Wilayah

PALU, theopini.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di delapan titik kabupaten dan kota, sebagai langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

“Menjelang Idulfitri, permintaan bahan pangan cenderung meningkat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, dalam keterangan resminya, Senin, 2 Maret 2026.

Program yang berlangsung pada 4 hingga 11 Maret 2026 ini, menyasar sejumlah titik strategis di Kota Palu serta beberapa kabupaten, antara lain Sigi, Donggala, Toli-Toli, dan Buol.

BACA JUGA:  Anggaran Sampah Habis, DLH Parimo Tunggu Alokasi APBD Perubahan

Pelaksanaan perdana dipusatkan di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah di Palu Selatan pada 4 Maret 2026. Kemudian berlanjut di Lapangan Bola Persma, Kelurahan Mamboro Barat, Palu Utara, serta di halaman Kantor Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga.

Pada puncak kegiatan, 11 Maret 2026, Gerakan Pangan Murah digelar serentak di halaman Kantor TVRI Palu (Palu Timur), halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sigi, halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala, halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toli-Toli, serta halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol.

BACA JUGA:  Wagub Sulteng Resmikan Puncak Gernas BBI dan BBWI 2023

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, serta komoditas strategis lainnya.

Gerakan Pangan Murah merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan Bank Indonesia.

“Saya berharap program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi instrumen efektif menjaga stabilitas ekonomi daerah dan menciptakan rasa aman dalam menyambut Idulfitri 2026,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar