Novalina Dorong Sistem Pelaporan Terintegrasi, Nilai Program Kesehatan Belum Optimal

PALU, theopini.id Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Novalina mendorong penerapan sistem pelaporan satu pintu yang terintegrasi, untuk merangkum seluruh capaian program pemerintah daerah maupun lembaga nonpemerintahan.

Menurutnya, laporan yang masih terpisah-pisah membuat hasil evaluasi program belum tergambar secara utuh.

“Banyak program diluncurkan tapi hasilnya belum baik, mungkin kesalahan ada di laporan yang dibuat terpisah-pisah,” ujar Novalina saat peluncuran Program Strengthening Equitable Healthcare Access at Target Region (SEHAT) di Kota Palu, Rabu pagi, 4 Maret 2026.

Ia menilai, sejumlah intervensi program di lapangan sejatinya telah memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Namun, dampak tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam data karena mekanisme pelaporan belum terintegrasi.

Karena itu, ia mendorong agar ke depan seluruh hasil kerja lintas sektor dihimpun dalam satu sistem pelaporan terpadu sehingga memudahkan evaluasi dan pengambilan kebijakan berbasis data.

Dalam kesempatan tersebut, Novalina juga mengapresiasi peluncuran Program SEHAT, kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kanada yang bertujuan memperkuat akses layanan kesehatan yang setara, khususnya bagi perempuan dan remaja putri di wilayah sasaran.

Di Sulawesi Tengah, program tersebut menyasar Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, dan Donggala, dengan fokus pada kelompok rentan.

Ia menilai program ini sejalan dengan program unggulan daerah, BERANI Sehat, yang sama-sama berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kita sudah di jalur yang tepat dan kolaborasi ini yang mesti lebih diperkuat,” katanya.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer seperti puskesmas dan pustu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Dengan penguatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak langsung menuju rumah sakit rujukan untuk keluhan yang masih bisa ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Mohon kiranya program ini diberi dukungan penuh,” imbuhnya.

Ia berharap pelayanan puskesmas semakin baik dan setara, sehingga tidak terjadi lagi penumpukan pasien di rumah sakit rujukan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar