PARIMO, theopini.id – PT Bank Sulteng menyerahkan dividen dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, sebagai salah satu pemegang saham di bank milik daerah tersebut.
Penyerahan dividen dilakukan oleh Direktur Utama Bank Sulteng, Hj Ramiyatie kepada Bupati H. Erwin Burase, dan disaksikan Gubernur H Anwar Hafid, sekaligus sebagai Pemegang Saham Pengendali di Bank Daerah tersebut, pada peringatan HUT ke-24 Kabupaten Parimo, Jum’at, 10 April 2026.
“Ini merupakan hasil penyertaan modal yang diberikan pemerintah daerah dan dikembalikan kepada daerah sebagai pemegang saham dalam bentuk dividen,” ujar Pimpinan Cabang Bank Sulteng Parigi, Alan Fajrin, usai penyerahan dividen dan CSR.
Ia menjelaskan, dividen buku tahun 2025 yang diserahkan kepada Pemda Parimo sebesar Rp9.582.969.461. Selain itu, Bank Sulteng juga menyerahkan dana CSR sebesar Rp1.084.800.000.
Menurutnya, Kabupaten Parimo termasuk tiga besar pemegang saham terbesar di Bank Sulteng dan selama ini konsisten melakukan penyertaan modal.
“Karena itu, kami berkomitmen memberikan dividen dan CSR sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, besaran dividen yang diterima setiap daerah disesuaikan dengan porsi saham yang dimiliki. Saat ini, Pemda Parimo tercatat memiliki saham sebesar 4,93 persen di Bank Sulteng.
Alan menyebutkan, sejak penyertaan modal dilakukan hingga saat ini, total dividen yang diterima Pemda Parimo telah melampaui jauh dari nilai investasi yang disetor oleh pemerintah daerah.
“Hal ini, menunjukkan investasi yang diberikan pemerintah daerah kepada Bank Sulteng sangat menjanjikan. Nilai dividen dan CSR setiap tahunnya meningkat, sehingga pemerintah daerah untuk diharapkan terus menjaga dan meningkatkan porsi sahamnya dengan konsistensi dalam penyetoran modal,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, nilai dividen tahun ini meningkat sekitar kurang lebih Rp1,3 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp8,3 miliar.
Peningkatan tersebut, tidak lepas dari dukungan Pemda Parimo melalui konsistensinya dalam penambahan penyertaan modal di Bank Sulteng.
Menurut Alan, Bank Sulteng yang dipercaya sebagai pengelola berbagai transaksi keuangan daerah melalui aktivitas bisnis perbankan yang pada akhirnya menghasilkan laba.
Di mana laba tersebut, diberikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen sesuai porsi kepemilikan saham.
Terkait dana CSR, ia menjelaskan, sesuai standar operasional Bank Sulteng, dana tersebut diberikan kepada Pemda Parimo, juga berdasarkan porsi sahamnya di Bank Sulteng.
Pemanfaatannya diserahkan kepada pemerintah daerah, untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan dan lainnya, dengan syarat memenuhi laporan pertanggungjawaban.
“Hal ini, menjadi penekanan dari Bupati Parimo. Penyaluran CSR harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sulawesi Tengah, Bank Sulteng lahir dan berkembang dengan dukungan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Karena itu, Bank Sulteng bukan hanya mitra pemerintah daerah, tetapi juga bagian dari pemerintah daerah, yang notabene milik masyarakat Sulawesi Tengah. Dukungan tersebut, kami ingin berkontribusi nyata dengan turut andil dalam peningkatan pendapatan asli daerah, salah satunya melalui dividen dan CSR setiap tahun untuk kesejahteraan masyarakat luas,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar