PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Sami menyoroti lambannya penanganan pohon rawan tumbang di sepajang Jalan Lidah Gimba atau Lorong Cinta, Kelurahan Kampal, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
Ia menilai pemerintah daerah belum serius menangani sejumlah pohon yang kondisinya sudah miring dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Saya menduga mereka tidak paham soal penanganan pohon. Buktinya, sejumlah pohon yang sudah miring sampai sekarang belum juga ditangani,” ujar Anggota Komisi III DPRD Parimo, H Sami dalam rapat paripurna DPRD, Senin, 18 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut harus segera mendapat perhatian, apalagi wilayah Parimo saat ini mulai memasuki musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko pohon tumbang.
Ia menjelaskan, kawasan Lidah Gimba merupakan salah satu jalur penting yang digunakan masyarakat dari sejumlah kelurahan menuju Pasar Sentral Parigi.
Tingginya aktivitas kendaraan dan mobilitas warga di jalur tersebut, membuat ancaman pohon tumbang menjadi persoalan serius.
“Ini sangat berbahaya. Jangan sampai kembali menelan korban,” tegasnya.
Sami mengungkapkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi insiden warga tertimpa pohon di kawasan Jalan Lidah Gimba yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya.
Sejak kejadian itu, dirinya kerap menerima keluhan masyarakat terkait minimnya penanganan pemerintah.
Padahal, kata dia, persoalan pohon rawan tumbang di kawasan tersebut sudah lama dan berulang kali disuarakan kepada pemerintah daerah. Namun hingga kini, belum terlihat langkah penanganan maksimal dari instansi terkait.
Selain menyoroti persoalan pohon, Sami juga meminta pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan di kawasan Lidah Gimba yang dinilai rusak dan membahayakan pengguna jalan.
“Saya berharap pemerintah segera menangani pohon-pohon yang rawan tumbang sekaligus memperbaiki kondisi jalan di area itu demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar