DPRD Parimo Laporkan Hasil Reses, 8 Rekomendasi Disampaikan ke Pemda

PARIMO, theopini.idDPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa persidangan II tahun sidang 2025–2026, di Parigi, Senin, 18 Mei 2026.

Rapat paripurna tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Parimo Alfred Tungiroh dan turut dihadiri Wakil Bupati Parimo, H Abdul Sahid, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD.

Laporan hasil reses dibacakan anggota DPRD Parimo, Feny M. Kaerupan. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan hasil reses diharapkan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Daerah (Pemda), dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

“Laporan hasil reses ini diharapkan menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat,” ujar Feny.

Ia menjelaskan, dari hasil reses yang dilaksanakan seluruh anggota DPRD di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil), lahir delapan rekomendasi yang ditujukan kepada pemerintah daerah.

Salah satu rekomendasi utama, yakni meminta pemerintah segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah.

Selain itu, DPRD Parimo juga mendorong peningkatan akses layanan kesehatan melalui pembangunan puskesmas serta penempatan tenaga medis di daerah yang masih kekurangan pelayanan kesehatan.

DPRD Parimo turut meminta pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku perusakan lingkungan dan melakukan rehabilitasi terhadap kawasan yang terdampak kerusakan.

“Kami juga mendorong peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan DPRD Parimo, dalam pelaksanaan program agar tepat sasaran,” katanya.

Menurut Feny, rekomendasi tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat dari seluruh dapil yang mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Pada sektor infrastruktur, kata dia, masyarakat banyak mengusulkan peningkatan ruas jalan, pembangunan drainase persawahan, jembatan penghubung, serta penerangan jalan umum.

“Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mengawal program pembangunan yang telah disepakati,” ujarnya.

DPRD berharap sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar pembangunan di Kabupaten Parimo berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar