POSO, theopini.id – Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Sulawesi Tengah, membedah rumah milik keluarga kurang mampu di Desa Talabosa, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso.
Program tersebut, menyasar satu keluarga yang tinggal bersama dalam rumah sederhana, termasuk salah satu anggota keluarga yang merupakan penyandang disabilitas.
“Dengan dasar kasih dan semangat saling tolong-menolong, Gekira ingin membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia,” kata Ketua Gekira Sulawesi Tengah, Jemmy Langelo, Rabu, 3 Juni 2026.
Program bedah rumah tersebut, diberikan kepada keluarga Manipi Kiko, Yanto Dando, dan Vita Danto yang selama ini menempati rumah berukuran 6 x 7 meter di kawasan Lembah Megalit Sulawesi Tengah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap program pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagai sayap Partai Gerindra, kami bertanggung jawab untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra,” ujarnya.
Menurut Jemmy, program bedah rumah yang dilakukan di Desa Talabosa menjadi yang pertama dilaksanakan oleh Gekira di tingkat nasional dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengurus organisasi di daerah lain.
“Kami mencoba memulai dan berharap ini bisa menjadi contoh bagi pengurus Gekira di daerah lain,” katanya.
Ia menambahkan, arahan dari Ketua Dewan Pembina Gekira Hasyim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Pengurus Pusat Gekira Nikson Silalahi adalah, agar organisasi hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan dan warga kurang mampu.
Peresmian rumah tersebut turut disaksikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, yang juga anggota Komisi II DPR RI.
Perwakilan keluarga penerima manfaat, Olsien Lowo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima keluarganya.
“Kami sangat tersentuh dengan bantuan ini. Kami hanya bisa berdoa agar Tuhan memberkati setiap program Gekira ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Longki Djanggola menilai program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Apa yang dilakukan hari ini mungkin baru satu rumah, tetapi ini merupakan langkah awal yang baik dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia, sehingga semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar