Tag: #PartaiGerindra

  • Gekira Sulteng Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Miskin dan Penyandang Disabilitas

    Gekira Sulteng Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Miskin dan Penyandang Disabilitas

    POSO, theopini.id Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Sulawesi Tengah, membedah rumah milik keluarga kurang mampu di Desa Talabosa, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso.

    Program tersebut, menyasar satu keluarga yang tinggal bersama dalam rumah sederhana, termasuk salah satu anggota keluarga yang merupakan penyandang disabilitas.

    “Dengan dasar kasih dan semangat saling tolong-menolong, Gekira ingin membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia,” kata Ketua Gekira Sulawesi Tengah, Jemmy Langelo, Rabu, 3 Juni 2026.

    Program bedah rumah tersebut, diberikan kepada keluarga Manipi Kiko, Yanto Dando, dan Vita Danto yang selama ini menempati rumah berukuran 6 x 7 meter di kawasan Lembah Megalit Sulawesi Tengah.

    Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap program pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

    “Sebagai sayap Partai Gerindra, kami bertanggung jawab untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra,” ujarnya.

    Menurut Jemmy, program bedah rumah yang dilakukan di Desa Talabosa menjadi yang pertama dilaksanakan oleh Gekira di tingkat nasional dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengurus organisasi di daerah lain.

    “Kami mencoba memulai dan berharap ini bisa menjadi contoh bagi pengurus Gekira di daerah lain,” katanya.

    Ia menambahkan, arahan dari Ketua Dewan Pembina Gekira Hasyim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Pengurus Pusat Gekira Nikson Silalahi adalah, agar organisasi hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan dan warga kurang mampu.

    Peresmian rumah tersebut turut disaksikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, yang juga anggota Komisi II DPR RI.

    Perwakilan keluarga penerima manfaat, Olsien Lowo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima keluarganya.

    “Kami sangat tersentuh dengan bantuan ini. Kami hanya bisa berdoa agar Tuhan memberkati setiap program Gekira ke depan,” ujarnya.

    Sementara itu, Longki Djanggola menilai program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

    “Apa yang dilakukan hari ini mungkin baru satu rumah, tetapi ini merupakan langkah awal yang baik dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia, sehingga semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

    Baca berita lainnya di Google News

  • Momentum HUT ke-18, Gerindra Sulteng Fokus Perhatian pada Gizi Anak Usia Dini

    Momentum HUT ke-18, Gerindra Sulteng Fokus Perhatian pada Gizi Anak Usia Dini

    PALU, theopini.idPeringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Sulawesi Tengah diisi dengan kegiatan sosial yang menyasar anak usia dini.

    Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulawesi Tengah, Zalzulmida A. Djanggola, membagikan susu kepada anak-anak PAUD Rumah Pintar Najadi Topande, Palu Barat, Senin, 16 Februari 2026.

    “Ini merupakan bentuk kerja nyata, bergerak dan berdampak sesuai dengan tema HUT Gerindra kali ini. Kami ingin kehadiran Gerindra benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Longki di sela kegiatan.

    Kegiatan yang mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak” tersebut difokuskan pada penguatan gizi anak usia dini sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.

    Longki menilai, perhatian terhadap anak-anak PAUD menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

    Sementara itu, Zalzulmida menyampaikan, kegiatan berbagi susu merupakan wujud komitmen partai dalam mendukung lahirnya generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas.

    “Kegiatan ini kami laksanakan untuk mendorong generasi yang sehat, cerdas, dan pintar menuju Indonesia Emas. Gerindra sebagai partai terus melakukan dan mewujudkan program Bapak Prabowo Subianto, utamanya perhatian kepada generasi kita,” katanya.

    Selain membagikan susu, rombongan juga berinteraksi langsung dengan anak-anak dan para pengajar. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh siswa dan guru PAUD Rumah Pintar Najadi Topande sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan pemenuhan gizi anak di Kota Palu.

    Baca berita lainnya di Google News

  • Suyadi Siap Laksanakan Instruksi Gerindra, Menangkan Erwin-Sahid di PSU Parimo

    Suyadi Siap Laksanakan Instruksi Gerindra, Menangkan Erwin-Sahid di PSU Parimo

    PARIMO, theopini.id Kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Suyadi menyatakan siap melaksanakan instruksi partai.

    Ia pun menegaskan, akan bekerja kerja untuk memenangkan pasangan H Erwin Burase dan Abdul Sahid di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parimo pada 16 April 2025.

    Baca Juga: Fraksi Gerindra DPRD Parimo Dorong Pemda Menata Ibu Kota Kabupaten

    “Yang jelas kami sebagai kader tidak ada itu setuju (atau) tidak setuju. (Harus) siap laksanakan perintah,” tegas Anggota DPRD Parimo asal Daerah Pemilihan (Dapil) III, Suyadi dihubungi via telpon, Sabtu malam, 5 April 2025.

    Ia mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan koordinator tim pemenangan pasangan nomor urut 4, Erwin-Sahid.

    Dalam pertemuan tersebut, telah dibahas perencanaan kerja untuk memenangkan pasangan Erwin-Sahid dalam sisa waktu jelang pelaksanaan PSU Pilkada Parimo.

    “Untuk kerja-kerja kami sebagai kader, tentu secara internal nantinya akan berikan arahan dari Partai Gerindra,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, ia juga mengklarifikasi soal pertemuannya dengan kandidat lain yang tidak sesuai instruksi Partai Gerindra.

    “Itu komunikasi biasa. Waktu itu, belum ada instruksi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

    Selebihnya, kata Suyadi, pertemuan terjadi hanya karena momentum perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

    Baca Juga: Dukung Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo, Longki Minta Kader Gerindra Taat dan Patuh

    Diketahui, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, menginstruksikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPD) di Kabupaten Parimo, untuk bekerja maksimal memenangkan pasangan Erwin-Sahid.

     Hal itu, diungkapkan Longki Djanggola pasca mengumumkan dukungan Partai Gerindra ke pasangan Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo di Palu, Jum’at, 28 Maret 2025.

  • Dukung Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo, Longki Minta Kader Gerindra Taat dan Patuh

    Dukung Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo, Longki Minta Kader Gerindra Taat dan Patuh

    PALU, theopini.idKetua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, menginstruksikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPD) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), untuk bekerja maksimal memenangkan pasangan H Erwin Burase dan Abdul Sahid.

    Hal itu, diungkapkan Longki Djanggola pasca mengumumkan dukungan Partai Gerindra ke pasangan Erwin-Sahid di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah Pilkada) Parigi Moutong (Parimo) di Palu, Jum’at, 28 Maret 2025.

    Baca Juga: Longki Dorong Kader Gerindra Rebut Kembali Kursi Ketua DPRD Parimo

    “Saya menginstruksikan seluruh jajaran DPC Partai Gerindra Parimo, Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga pengurus ranting di tingkat kelurahan, dan desa untuk bekerja maksimal memenangkan pasangan Erwin-Sahid,” tegas Longki Djanggola.

    Ia meminta, seluruh kader Gerindra di Kabupaten Parimo untuk taat dan patuh melaksanakan instruksi DPD, dengan penuh tanggung jawab.

    Keputusan mendukung pasangan Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo, kata dia, setelah melihat dinamika dan hasil Pilkada sebelumnya.

    Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sulawesi Tengah, Abdul Karim Aljufri berharap dukungan dari Partai Gerindra dapat memotivasi koalisi partai pengusung Erwin- Sahid, serta seluruh simpul relawan untuk bekerja lebih semangat.

    “Semoga dengan dukungan Gerindra ini, menambah motivasi para tim dan koalisi untuk memenangkan Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo,” tukasnya.

    Sebelumnya, dalam perhelatan Pilkada Parimo pada 27 November 2024, pasangan Erwin Burase-Abdul Sahid diusung Partai Golkar, Partai Perindo dan Partai Bulan Bintang (PBB).

    Baca Juga: Faisan Badja Siap Maju di Pilkada Parimo Jika dapat Dukungan Gerindra

    Berdasarkan hasil Pilkada Parimo pada 2024, pasangan Erwin-Sahid dinyatakan menang dengan perolehan suara terbanyak dari tiga kandidat lainnya.

    Hanya saja, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan KPU Parimo melaksanakan PSU, usai menangani sengkate hasil Pilkada 2024.

  • SDK Sitti Masita Buranga Minta Koperasi Kantongi IPR Antisipasi Dampak Luapan Air Sungai

    SDK Sitti Masita Buranga Minta Koperasi Kantongi IPR Antisipasi Dampak Luapan Air Sungai

    PARIMO, theopini.id SDK Sitti Masita Buranga di Dusun V Yayasan Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah khawatir terhadap luapan air sungai akibat dampak aktivitas tambang emas rakyat.

    “(Volume) air naik sedikit saja sekolah kami akan hanyut. Masyarakat dan pemerintah boleh lihat keadaan yang ada sekarang,” kata Kepala Sekolah SDK  Sitti Masita Buranga, Ahbad, saat sosialisasi persiapan pembukaan tambang rakyat di lokasi tambang milik koperasi Buranga Baru Indah Mandiri di Desa Buranga, Selasa, 4 Februari 2025.

    Baca Juga: Warga Buranga Khawatir Jarak Lokasi Tambang Dekat Pemukiman

    Olehnya, ia berharap, pihak koperasi pemilik Izin Pertambangan rakyat (IPR) akan memperhatikan debit dan kondisi air sungai, agar tidak mengancam keberadaan anak didiknya.

    Untuk mengantisipasi luapan air sungai, ia meminta pengurus koperasi melakukan normalisasi sungai dan pembangunan bronjong sepanjang 450 meter, mulai dari sekolah sampai jembatan.

    “Umur kita ini sudah 50 tahun lebih mungkin tidak sampai lagi 10 tahun, tapi anak yang saya didik umur 7 tahun sampai 12 tahun. Kemungkinan mereka bukan menikmati hasil ini, tetapi menikmati hasil yang tidak baik untuk masa depan mereka,” ujarnya.

    Selain itu, air bersih perlu menjadi perhatian tiga koperasi yang mengontongi IPR. Sebab, menjadi kebutuhan masyarakat sekitar lingkar tambang dan sekolah.

    Ke depan, jika koperasi yang mengantongi IPR telah beroperasi dan telah berkembang, diharapkan bisa membantu honor guru dan pembangunan fasilitas sekolah.

    Pasalnya, SDK Sitti Masita Buranga hanya memiliki satu tenaga guru PNS. Kondisi ini, akan menghambat perkembangan pendidikan para siswa. 

    “Lewat tambang ini, siapa tahu bisa menghonor guru, karena dana sekolah hanya Rp 5 juta per semester. Mungkin koperasi bisa membantu honor yang layak untuk satu kelas satu guru,” imbuhnya.

    Baca Juga: Masyarakat Taopa Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Tambang Emas Ilegal

    Ahbad yang mengaku mengajar sendiri di sekolah tersebut, berharap ketiga koperasi dapat ikut mendorong kemajuan pendidikan di lingkar tambang Desa Buraga.

    “Ruang kelas hanya dua. Sehingga saya paksakan hadir, namunpun tidak diundang disosialisasi ini. Mudah-mudahan dengan adanya tambang ini, akan membawa manfaat untuk sekolah dan masyarakat di sini,” pungkasnya.

  • PETI Ancam Sektor Pertanian, Ketua KTNA Parimo Akan Laporkan ke Presiden

    PETI Ancam Sektor Pertanian, Ketua KTNA Parimo Akan Laporkan ke Presiden

    PARIMO, theopini.idKetua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Suardi akan melaporkan maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ke Presiden Prabowo Subianto.

    “Jika ini (PETI) tidak ada solusi dari berbagai cara yang dilakukan di tingkat lapangan, maka saya akan melaporkan kepada Presiden melalui Menteri Pertanian (Mentan),” tegas Suardi dalam keterangan resminya, Sabtu, 1 Februari 2024.

    Baca Juga: Marak PETI di Parimo, Dinas TPH Sulteng: Sektor Pertanian Sangat Dirugikan

    Ia mengatakan, persoalan maraknya aktivitas PETI yang berdampak pada sektor pertanian di Kabupaten Parimo, juga akan dilaporkan ke KTNA Provinsi Sulawesi Tengah dan pusat hingga DPR RI lewat Komisi IV.

    Menurutnya, Kabupaten Parimo sebagai sentral produksi beras di Sulawesi Tengah terancam tinggal nama, jika PETI dibiarkan merusak sumber air irigasi.

    Apalagi, pemerintah pusat dan provinsi serta kabupaten setiap tahun mengelontorkan dana miliaran rupiah, untuk melakukan perbaikan irigasi.

    Ia menilai, pihak lain sekan dibiar melakukan perusakan dengan keberadaan PETI di beberapa titik di Kabupaten Parimo.

    “Bagaimana dengan program Presiden Prabowo terkait Swasembada Pangan? Bagaimana dengan Perda LP2B, yang melindungi 27 hektar lahan pertanian di Parimo?,” tanya Suardi.

    Olehnya, ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mencegah kerusakan alam dan fungsi irigasi, dengan melakukan penertiban aktivitas tambang emas ilegal.

    Baca Juga: Produksi Padi Dikhawatirkan Anjlok Akibat Dampak Tambang Ilegal

    Anggota DPRD Sulawesi Tengah ini, juga memastikan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), membahas maraknya PETI dan munculnya koperasi yang mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten Parimo.

    “IPR ini, muncul mendahului revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Parimo. Olehnya, kami berencana menggelar RDP untuk mempertanyakan hal itu,” jelasnya.

  • JATAM Sulteng: WPR hingga IPR Modus Legalkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal

    JATAM Sulteng: WPR hingga IPR Modus Legalkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal

    PALU, theopini.idDirektur Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah, Mohammad Taufik menyoroti penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga terbitnya Izin Pertambangan Raykat (IPR) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

    JATAM menilai, penetapan WPT hingga terbitnya IPR merupakan modus melegalkan pertambangan emas yang sebelumnya dikelola secara ilegal.

    Baca Juga: JATAM Sulteng Sebut Parimo Paling Terdampak Aktivitas PETI

    “Hampir seluruh wilayah di Kabupaten Parimo, terbuka aktivitas pertambangan emas ilegal. Penetapan WPR sebenarnya bukan langka konkret menyelesaikan masalah itu,” ujar Taufik dihubungi di Palu via WhatsApp, Senin, 28 Januari 2025.

    Seharusnya, kata dia, pemerintah provinsi tidak mengusulkan penetapan WPR. Namun, mendorong Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah untuk melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal di Kabupaten Parimo.

    Sejak awal, lanjutnya, JATAM memang tidak bersepakat dengan penetapan WPR. Sebab, berdasarkan pernyataan Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura terdapat tujuh lokasi yang diusulkan di Kabupaten Parimo.

    “Terpenting dalam penetapan WPR, yakni kesesuaian kegiatan pemanfaatan pola ruang berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di Kabupaten Parimo,” tukasnya.   

    Taufik mengatakan, Kabupaten Parimo yang cukup istimewa karena menjadi sentral pangan Sulawesi Tengah, juga memiliki Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

    Sehingga, Perda LP2B harus menjadi pertimbangan penting dalam penetapan WPR dan terbitnya IPR tersebut.

    “Kami sering bilang, tambang dan pertanian tidak mungkin berdampingan. Makanya, JATAM mendorong penetapan WPT jangan serampangan, perlu ada kajian serius,” ujarnya.

    Selain itu, JATAM Sulawesi Tengah khawatir jangan sampai penetapan WPR hingga diterbitkan IPR untuk melegalkan kegiatan pertambangan ilegal yang sebelumnya ada di Desa Air Panas dan Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat serta Buranga, Kecamatan Ampibabo.

    Baca Juga: JATAM Dukung Petisi Masyarakat Kasimbar, Tolak Izin PT Trio Kencana

    Olehnya, penetapan WPR hingga penerbitan IPR seharusnya dilakukan secara transparan. Jika bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Parimo, maka tidak dipaksankan.

    “Sebab, dikhawatiran lebih banyak dampak kerusakan lingkungan yang dialami masyarakat, dibandingkan manfaat ekonominya,” pungkasnya.

  • Nizar Rahmatu Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Cabup Parimo ke Gerindra  

    Nizar Rahmatu Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Cabup Parimo ke Gerindra  

    PARIMO, theopini.id Bakal Calon Bupati (Cabup) Nizar Rahmatu bersama tim dan relawannya mengembalikan formulir pendaftaran ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

    “kemarin kita mengambil formulir,hari ini bentuk keseriusan saya mengembalikan selanjutnya akan mengikuti aturan dan mekanisme Gerindra”Ucap Nizar Rahmatu, di Parigi, Kamis, 16 Mei 2024.

    Baca Juga: Ketua KONI Sulteng Berharap APH Dampingi Pengelolaan Dana Hibah Olahraga

    Ia mengaku, telah melakukan pendaftaran ke seluruh Partai Politik (Parpol), agar dapat mengusungnya maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parimo.

    Tersisa, kata dia, Partai Golongan Karya (Golkar) yang hingga kini belum membuka pendaftaran bakal Cabup dan Wakil Bupati (Wabup).

    Menurutnya, dari seluruh Parpol yang telah dikembalikan formulir pendaftarannya, terdapat satu partai yang memberikan rekomendasi padanya.

    “Dalam waktu, partai lainnya juga akan menyusul memberikan rekomendasinya,” imbuh Nizar.

    Ia mengatakan, segala keputusan partai, baik Cabup maupun Cawabup yang akan dipasangkan bersamanya, telah melalui perhitungan.

    Seluruh partai yang akan ambil andil dalam konstentasi Pilkada ini, tidak akan melihat secara konfensional, melainkan terukur demi kemenangan.

    “Kalau hal lain soal pengambilan keputusan subjektif, biasa dalam politik,” tegasnya.

    Baca Juga: Dua Kadidat Cabup-Cawabup Merapat ke Partai Perindo

    Sementara itu, Ketua Bansel Partai Gerindra, Suyadi mengatakan, sejak dibukanya penjaringan, Nizar Rahmatu, jadi bakal calon pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran.

    “Ada tujuh kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, baru Nizar Rahmat yang mengembalikan,” pungkasnya.

  • Partai Gerindra Mulai Penjaringan Bakal Cabup-Cawabup Parimo Pekan Ini

    Partai Gerindra Mulai Penjaringan Bakal Cabup-Cawabup Parimo Pekan Ini

    PARIMO, theopini.id Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah telah membentuk Badan Seleksi (Bansel) untuk penjaringan bakal Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup), jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

    “Pendaftaran akan kita mulai pada 15-22 Mei 2024,” kata Ketua Bansel DPC Partai Gerindra Parimo, Suyadi, di Parigi, Senin, 13 April 2024.

    Baca Juga: Faisan Badja Siap Maju di Pilkada Parimo Jika Dapat Dukungan Gerindra

    Alasan baru dibukanya pendaftaran bakal Cabup dan Cawabup, menurutnya, karena menunggu instruksi berjenjang dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga DPC.

    Selain itu, pembentukan Bansel yang dilakukan pada rapat internal pada Senin siang, 13 Mei 2024 tersebut, akan difungsikan untuk penerimaan dan penjaringan bagi seluruh bakal calon pendaftar.

    “Semua, terbuka untuk umum bagi putra-putri terbaik daerah,” imbuhnya.

    Begitu juga, kata dia, bagi kader Partai Gerindra yang akan ikut dalam kontestasi Pilkada 2024, akan diberikan perlakuan yang sama sesuai mekanisme  sebagai pendaftar.

    Sebab, dalam tim Bansel akan berkerja secara profesional dan objektif terhadap kader ataupun bakal calon dari partai lain.

    Selain individu, Bansel Partai Gerindra Parimo juga secara terbuka menerima pendaftaran bagi pasangan calon.

    “Jika memang ada, itu akan sangat luar biasa dan mempermudah rekomendasi nantinya,” ujarnya.

    Baca Juga: Longki Dorong Kader Gerindra Rebut Kembali Kursi Ketua DPRD Parimo

    Dengan akan dibukanya pendaftaran tersebut, lanjut Suyadi, tentunya akan menjadi tujuan utama bagi seluruh bakal Cabup dan Cawabup agar mendapatkan rekomdasi pada Pilkada 2024.

    Mengingat, selain mendapat perolehan lima kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Partai Gerindra juga terbilang memiliki kader dan pendukung yang loyal serta fanatik.