PARIMO, theopini.id – Sekretaris Bappelitbangda Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Krisdariadi Ponco Nugroho menegaskan, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah konkret menyikapi keluhan warga Desa Air Panas terkait dampak aktivitas pertambangan emas di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.
Menurutnya, masyarakat kini menunggu tindakan nyata pemerintah setelah berbagai persoalan yang diduga dipicu aktivitas pertambangan, termasuk ancaman terhadap lingkungan dan potensi bencana, terus menjadi perhatian warga.
“Ini menjadi langkah jangka pendek yang harus segera dilakukan pemerintah daerah. Kami bersama Bupati dan seluruh OPD memandang perlu segera mengambil keputusan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Ponco Nugroho dalam rapat Pemda Parimo bersama Pemprov Sulawesi Tengah, membahasa tentang penghentian tambang Kayuboko, Jum’at, 26 Juni 2026.
Ia menilai kondisi di lapangan tidak boleh dianggap sepele. Berdasarkan fenomena alam yang terjadi saat ini, tidak ada jaminan peristiwa serupa tidak akan kembali terjadi apabila pemerintah daerah terlambat melakukan intervensi.
“Tidak ada jaminan kejadian tersebut tidak akan kembali. Kalau pemerintah daerah lambat melakukan langkah-langkah penanganan, dampaknya bisa semakin meluas kepada masyarakat,” ujarnya.
Ponco menjelaskan, pemerintah daerah telah mulai berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk menyiapkan langkah penanganan jangka pendek.
Namun, ia mengakui, anggaran di masing-masing OPD belum secara khusus mengakomodasi kebutuhan akibat kejadian tersebut.
Karena itu, menurutnya, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah menetapkan kondisi tersebut sebagai bencana agar pemerintah memiliki dasar menggunakan sumber pendanaan penanggulangan bencana.
“Apabila kejadian ini dapat ditindaklanjuti sebagai suatu bencana, maka intervensi dapat dilakukan melalui sumber dana yang memang dapat digunakan untuk penanganan bencana,” jelasnya.
Ponco menegaskan, hal yang paling mendesak saat ini adalah memberikan kepastian kepada masyarakat, bahwa pemerintah hadir dan segera mengambil tindakan terhadap persoalan yang mereka hadapi.
“Yang terpenting, masyarakat hari ini menunggu langkah kita semua. Mereka berharap pemerintah daerah segera hadir memberikan solusi atas persoalan yang sedang mereka hadapi,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar