BANGGAI, theopini.id – Perhimpunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso (Permippos) Kabupaten Banggai Bersaudara didorong tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Pamona Poso, tetapi juga berperan menjaga keberlangsungan adat dan budaya di tengah kemajemukan masyarakat Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
“Generasi muda harus kita dorong agar tetap mengenal akar budaya dan jati dirinya,” tandas Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Yulfia Mangendre, saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah Permippos Kabupaten Banggai Bersaudara periode 2026–2031 di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Luwuk Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia mengatakan, keberadaan Permippos memiliki peran penting dalam mempertahankan identitas budaya Pamona Poso, sekaligus memperkaya kemajemukan budaya di Kabupaten Banggai.
Paguyuban yang telah eksis sejak 1983 tersebut, selama ini turut menjaga tradisi dan budaya Pamona serta membangun kehidupan yang rukun bersama masyarakat dengan latar belakang suku, agama dan budaya yang beragam di Tanah Banggai.
Menurut Yulfia, nilai sintuwu maroso yang mengajarkan persatuan, kebersamaan dan kekuatan dalam persatuan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat maupun pembangunan daerah.
“Semangat sintuwu maroso yang mengajarkan persatuan, kebersamaan, dan kekuatan bersatu, sangat relevan untuk terus dihidupkan,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru Permippos Banggai Bersaudara dapat menjadikan pelestarian budaya sebagai salah satu perhatian utama, terutama dengan melibatkan generasi muda.
Menurutnya, perkembangan zaman tidak boleh membuat generasi muda kehilangan hubungan dengan akar budaya dan identitas daerah.
Karena itu, paguyuban diharapkan mampu menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari dan meneruskan nilai-nilai budaya Pamona Poso.
Selain pelestarian budaya, Yulfia mendorong Permippos memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.
“Pemda tidak bisa berjalan sendiri. Pembangunan membutuhkan partisipasi masyarakat. Akan lebih kuat apabila seluruh komponen masyarakat bergandengan tangan,” kata Yulfia.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Permippos Banggai Bersaudara periode 2026–2031 yang baru dilantik. Frida Taenggi dikukuhkan sebagai Ketua Permippos Banggai Bersaudara, sementara posisi Wakil Ketua dijabat N. Patolemba.
“Semoga amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Permippos Provinsi Sulawesi Tengah, Arif Managanta, mengajak pengurus Permippos Banggai Bersaudara membangun kemitraan dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menekankan, keberlangsungan nilai adat dan budaya Pamona Poso di Kabupaten Banggai menjadi bagian dari tanggung jawab pengurus Permippos.
“Saya yakin pengurus Permippos Banggai Bersaudara akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” ujarnya.
Pelantikan pengurus periode 2026–2031 tersebut, diharapkan menjadi momentum memperkuat peran Permippos sebagai wadah masyarakat Pamona Poso, sekaligus menjaga keberagaman budaya dan memperkuat persatuan di Kabupaten Banggai.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana















