PALU, theopini.id – Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Nasri, memperkuat sinergi dengan kalangan ulama melalui kunjungan silaturahmi ke Ketua Utama Alkhairaat, HS. Alwi bin Saggaf Aljufri, sebagai upaya membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami berharap terus mendapatkan doa, dukungan, serta masukan dari para ulama agar setiap tugas kepolisian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nasri saat bersilaturahmi di kediaman Ketua Utama Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri I, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Senin, 6 Juli 2026.
Menurutnya, peran ulama memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas daerah melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
Karena itu, sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda perlu terus diperkuat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulteng, di antaranya Dirbinmas Kombes Pol. Sirajudin Ramly, Kabid Humas Kombes Pol. Djoko Wienarto, dan Kabid Propam Kombes Pol. Roy Satya.
Rombongan disambut Ketua Utama Alkhairaat bersama jajaran Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, di antaranya Ketua Umum PB Alkhairaat HS. Mohsen Alaydrus, Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat Djamaludin Mariadjang, unsur Ketua PB Alkhairaat Asgar Basir Khan, serta Panglima GAL KH. Husen Habibu.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan itu juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara Polri dan Alkhairaat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Ketua Utama Alkhairaat menjelaskan organisasi yang dipimpinnya memiliki jaringan kepengurusan yang tersebar di berbagai provinsi, khususnya di kawasan Indonesia Timur, mulai dari tingkat provinsi hingga ranting, serta didukung sejumlah badan otonom seperti WIA, HPA, dan IKAAL.
Ia menegaskan komitmen Alkhairaat untuk terus menjalin kerja sama dengan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira













