the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

the OPINIbythe OPINI
14 Juli 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
14 Juli 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid saat membuka Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi Pertanian Modern dan Program Strategis Kementerian Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di BBPMP, Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa, 14 Juli 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

SIGI, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota dan provinsi menghilangkan ego kewenangan, dalam membangun sektor pertanian.

Menurutnya, persoalan di lapangan harus segera diselesaikan oleh pihak yang memiliki kemampuan dan anggaran, tanpa terjebak pada batasan administratif.

“Kalau ada yang rusak, siapa yang punya kemampuan dan anggaran lebih dulu, kerjakan. Jangan menunggu karena alasan itu kewenangan provinsi, kabupaten atau pusat. Kalau terus begitu, kita tidak akan pernah maju,” tegas Anwar Hafid saat membuka Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi Pertanian Modern (PMAAS) dan Program Strategis Kementerian Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP), Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan pertanian hanya dapat dicapai apabila pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota bekerja secara terpadu tanpa mengedepankan ego kelembagaan.

Menurutnya, pemerintah provinsi tidak memiliki sawah maupun petani secara langsung. Karena itu, peran provinsi adalah memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota yang menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian.

“Provinsi tidak punya sawah dan tidak punya petani. Yang punya sawah dan petani adalah kabupaten. Karena itu tugas provinsi adalah membantu, bukan mengambil alih,” ujarnya.

Ia meminta, seluruh kepala dinas pertanian kabupaten/kota menyampaikan kebutuhan riil di daerah, agar dukungan pemerintah provinsi benar-benar tepat sasaran.

Ia menegaskan, dirinya tidak ingin program pertanian disusun hanya berdasarkan perencanaan di atas meja, melainkan lahir dari persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid juga mengajak seluruh penyuluh pertanian, kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), hingga kepala dinas pertanian agar tidak ragu mengundangnya menghadiri panen raya maupun kegiatan pertanian lainnya.

“Kalau ada panen raya, cukup kirim WhatsApp kepada saya. Tidak usah bikin surat resmi, tidak usah pasang tenda, tidak usah potong ayam. Saya datang untuk memberi semangat kepada petani,” katanya.

Selain memperkuat sinergi antarpemerintah, Anwar menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui Program Berani Panen Raya.

Program tersebut, diarahkan untuk meningkatkan produktivitas padi dari rata-rata 4 ton menjadi 6 ton per hektare pada 2027, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan nasional.

Ia juga menekankan, pentingnya penerapan teknologi dan digitalisasi data pertanian agar setiap kebijakan dan bantuan pemerintah dapat disusun secara lebih akurat dan tepat sasaran.

Anwar Hafid meminta, hasil rapat koordinasi menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan pertanian di Sulawesi Tengah.

“Saya ingin rekomendasi dari rapat ini menjadi dasar kita menyusun kebijakan. Bukan lagi program yang dibuat dari belakang meja, tetapi benar-benar lahir dari kebutuhan daerah,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#PemprovSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

Next Post

Kapolda Sulteng Minta APH Tak Mudah Terpengaruh Informasi di Media Sosial

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

13 Oktober 2026
Pendaki Perempuan Sempat Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki Berhasil Dievakuasi

Pendaki Perempuan Sempat Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki Berhasil Dievakuasi

11 Oktober 2026
Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

13 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d