the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Polresta Banggai Perkuat Edukasi Nelayan dan Pedagang Ikan, Cegah Peredaran Devil Crab

the OPINIbythe OPINI
29 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Polresta Banggai Perkuat Edukasi Nelayan dan Pedagang Ikan, Cegah Peredaran Devil Crab

Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto. (Foto: IST)

Baca Juga

YHKI Desak Polda Sulteng Bongkar Cukong di Balik PETI Dongi-Dongi

KM Balama GT 27 Mati Mesin di Perairan Luwuk-Taliabu, Tiga Orang Masih Dicari

Ecoprint Parimo Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas

BANGGAI, theopini.d – Polresta Banggai, Sulawesi Tengah mengintensifkan langkah pencegahan terhadap peredaran kepiting jenis devil crab atau kepiting setan, yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Edukasi kepada nelayan dan pedagang ikan menjadi perhatian utama, agar masyarakat tidak menangkap, memperjualbelikan, maupun mengonsumsi jenis kepiting tersebut.

“Mari bersama meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan demi keselamatan keluarga. Kenali, hindari dan jangan konsumsi kepiting devil crab,” ujar Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, di Luwuk, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah masyarakat menjadi korban keracunan akibat mengonsumsi kepiting setan yang diketahui memiliki kandungan racun alami yang sangat kuat.

Ia mengingatkan, racun yang terdapat pada devil crab memiliki sifat tahan panas sehingga tidak dapat dinetralisir melalui proses memasak seperti merebus, menggoreng, maupun membakar.

“Masyarakat harus paham bahwa racun pada kepiting ini bersifat tahan panas. Proses memasak seperti merebus, menggoreng, atau membakar sama sekali tidak akan menghilangkan atau mengurangi kadar racun di dalamnya,” tegasnya.

Menurutnya, nelayan dan pedagang ikan menjadi kelompok yang perlu mendapatkan pemahaman lebih awal, karena berhubungan langsung dengan hasil tangkapan laut yang berpotensi dikonsumsi masyarakat.

Karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran personel Polresta Banggai untuk melakukan sosialisasi langsung kepada kelompok nelayan maupun pedagang pasar ikan lokal agar informasi bahaya devil crab dapat diterima masyarakat secara luas.

Kapolresta Hendri Yulianto juga meminta masyarakat mengenali ciri-ciri fisik kepiting setan agar tidak keliru saat menemukan jenis tersebut.

Kepiting ini, umumnya memiliki warna cangkang yang mencolok, dengan dasar warna krem atau cokelat muda serta motif totol besar berwarna merah, ungu, atau cokelat tua menyerupai corak macan.

Selain itu, jenis kepiting tersebut sering ditemukan bersembunyi di kawasan celah-celah terumbu karang.

Apabila tidak sengaja dikonsumsi, gejala keracunan dapat muncul dalam waktu singkat, mulai dari rasa baal atau mati rasa pada mulut dan bibir, tubuh terasa lemas secara mendadak, kelumpuhan otot, hingga gangguan pernapasan yang dapat berujung fatal.

Melalui penguatan sosialisasi dan kewaspadaan bersama, Polresta Banggai berharap masyarakat semakin memahami bahaya devil crab serta mampu mencegah risiko keracunan akibat konsumsi hewan laut beracun tersebut.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Helmi Liana

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KabupatenBanggai#PolrestaBanggai#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Bunda PAUD Makassar Tanamkan Cinta Lingkungan Melalui Cerita Anak

Next Post

Cegah Kebocoran PAD Sulteng, KPK Dorong Integrasi Data Pertanahan dan Pajak

the OPINI

the OPINI

Related Posts

RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

11 September 2026
Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

10 September 2026
57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

9 September 2026
Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

9 September 2026
Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

9 September 2026
Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

4 September 2026

ARTIKEL TERKINI

YHKI Desak Polda Sulteng Bongkar Cukong di Balik PETI Dongi-Dongi

YHKI Desak Polda Sulteng Bongkar Cukong di Balik PETI Dongi-Dongi

12 September 2026
KM Balama GT 27 Mati Mesin di Perairan Luwuk-Taliabu, Tiga Orang Masih Dicari

KM Balama GT 27 Mati Mesin di Perairan Luwuk-Taliabu, Tiga Orang Masih Dicari

12 September 2026
Ecoprint Parimo Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas

Ecoprint Parimo Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas

12 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 227 km BaratLaut TANIMBAR

12 September 2026
Zulfinasran: Seleksi JPT Parimo Tinggal Tunggu Pertek BKN

Zulfinasran: Seleksi JPT Parimo Tinggal Tunggu Pertek BKN

12 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

9 September 2026
34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

11 September 2026
Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

10 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 46 km Tenggara MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
BERANI Cerdas Sulteng Menjangkau 47 Ribu Mahasiswa pada 2026

BERANI Cerdas Sulteng Menjangkau 47 Ribu Mahasiswa pada 2026

8 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d