GORONTALO, theopini.id – Perbaikan fasilitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTSS) Bahrul Ulum, Desa Pone, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, mulai mendorong peningkatan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak mereka. Jumlah siswa di Madrasah tersebut, kini mencapai 30 orang, meningkat dibandingkan sebelumnya.
“Gedungnya bagus, view-nya bagus dan tentu harus dibarengi dengan kualitas guru-gurunya. Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah ini sudah sangat memadai untuk sebuah fasilitas pendidikan,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, usai meresmikan gedung pendidikan MTSS Bahrul Ulum, Jum’at, 7 Agustus 2026.
Ia mengatakan, peningkatan fasilitas harus diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Selain sarana yang memadai, pendidikan karakter dan akhlak juga perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran.
“Tadinya siswa hanya tujuh, sepuluh sekarang sudah bertambah jadi 30. Artinya fasilitas ini menjadi penunjang ketertarikan orang tua siswa menyekolahkan anaknya di sini. Tentunya dengan bangunan yang baru diharapkan pendidikan karakter dan akhlak dapat diutamakan juga,” ujarnya.
Gedung MTSS Bahrul Ulum merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) 2025, hasil kerja sama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama.
Program tersebut, menyasar lima madrasah di Kabupaten Gorontalo dari total 18 madrasah di Provinsi Gorontalo.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Gorontalo, Mahmud Bobihu, mengatakan program tersebut merupakan salah satu program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
“Anggarannya tiga miliar, tergantung besar bangunan. Alhamdulillah ini kita lihat bersama bangunannya luar biasa dan kualitasnya kita lihat terbaik. Kita berharap bangunan ini bisa memotivasi para guru untuk mengembangkan potensinya,” katanya.
Melalui program tersebut, MTSS Bahrul Ulum mendapatkan pembangunan dan renovasi sejumlah fasilitas pendidikan, meliputi aula, tiga ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang dewan guru, ruang kepala madrasah, toilet, serta renovasi masjid.
Peresmian gedung pendidikan tersebut, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Plt. Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo Mahmud Bobihu.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati
















