PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, dengan menekankan kelengkapan data dan kesesuaian dokumen dengan capaian nyata pelayanan kepada masyarakat.
“Penilaian ini bukan sekadar ajang pencapaian, melainkan sarana evaluasi menyeluruh atas kinerja kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tiangso, saat memimpin rapat perdana persiapan penilaian di ruang rapatnya, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terkait dengan indikator penilaian harus bekerja secara terpadu untuk menyiapkan data dan dokumen pendukung.
Ia meminta setiap capaian yang disampaikan dalam proses penilaian benar-benar menggambarkan kondisi pelaksanaan program di lapangan, sehingga tidak hanya memenuhi aspek administratif.
“Seluruh instansi yang hadir diminta bekerja secara sinergis, melengkapi data dan dokumen pendukung secara tepat waktu, serta memastikan setiap capaian yang diserahkan sesuai dengan realitas pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Rapat tersebut, menjadi langkah awal Pemda Parimo untuk memetakan kebutuhan dokumen, membagi tugas dan memastikan setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara menyeluruh.
Sejumlah perangkat daerah mengikuti rapat tersebut, di antaranya Bappelitbangda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, tiga rumah sakit daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Masing-masing instansi selanjutnya diminta menyusun, dan melengkapi dokumen sesuai bidang serta indikator yang menjadi tanggung jawabnya.
Zulfinasran menekankan, proses penilaian tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melihat kembali capaian sekaligus kekurangan pemerintah daerah dalam menjalankan pelayanan dan pembangunan.
Pemda Parimo menyatakan komitmennya mengikuti proses penilaian dengan menyajikan data dan capaian secara akuntabel, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati













