PARIMO, theopini.id — Tim pengawas Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menemukan dugaan sopir agen menaikkan harga LPG 3 Kg bersubsidi sebesar Rp1.000, yang kemudian berdampak pada kenaikan harga di tingkat pangkalan.
Temuan tersebut, terungkap dalam diskusi evaluasi penyaluran LPG 3 Kg bersama agen dan pemilik pangkalan di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Jum’at, 4 September 2026.
“Salah satunya, sopir dari agen ini sering menaikkan harga seribu rupiah, sehingga pangkalan ikut menaikkan lagi harga dari HET,” ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Parimo, Aswini Dimpel.
Ia mengatakan, evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai laporan masyarakat terkait harga dan penyaluran LPG 3 Kg, termasuk laporan yang muncul menjelang Iduladha dan Hari Raya Nyepi.
Selain itu, hasil inspeksi mendadak bersama Wakil Bupati Parimo di sejumlah pangkalan wilayah eks Parigi menemukan adanya selisih harga di atas HET.
Tim pengawas juga menemukan LPG 3 Kg masih dijual di tempat tidak resmi dengan harga jauh di atas HET. Bahkan, terdapat tabung berlabel dari luar daerah yang beredar di wilayah Parimo.
Pada tingkat agen, temuan lainnya meliputi pembukaan pangkalan tanpa izin pemerintah daerah atau di luar wilayah distribusi, dugaan pungutan liar, serta pengurangan kuota kebutuhan pangkalan.
Aswini menilai temuan tersebut perlu segera ditindaklanjuti, karena dapat menimbulkan kesan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi LPG bersubsidi.
“Ini akan memberi kesan kalau pengawasan kita itu lemah, dan secepatnya ini kita tindak lanjuti dengan melakukan koordinasi ke tingkat provinsi nantinya,” katanya.
Pasca diskusi, Pemda Parimo bersama tim pengawas, termasuk Satpol PP dan kepolisian, akan kembali membahas langkah perbaikan mekanisme penyaluran LPG 3 Kg.
Aswini mengajak seluruh pihak, baik agen, pemilik pangkalan maupun masyarakat, bersama-sama membenahi dan mengawasi penyaluran LPG 3 Kg agar sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Baca berita lainnya di Google News













