GORONTALO, theopini.id – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengingatkan pelaku UMKM memanfaatkan bantuan bahan produksi yang diterima untuk mengembangkan usaha, bukan sekadar digunakan hingga habis.
“Tujuannya adalah membangkitkan dan mengembangkan usaha. Jangan sampai bantuan ini ketika diberikan langsung habis tanpa sisa. Kalau begitu, tentu tidak akan ada gunanya,” tegas Idah saat menyerahkan bantuan di Kantor Camat Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia mengatakan, penerima bantuan bahan produksi sebelumnya diusulkan melalui anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Usulan tersebut, kemudian diverifikasi di lapangan untuk memastikan bantuan diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar menjalankan usaha.
“Setelah diusulkan melalui DPRD, kemudian dicek di lapangan. Kami memastikan betul apakah penerima bantuan ini mempunyai usaha. Dan setelah dicek, semuanya memang memiliki usaha,” ujar Idah.
Ia menegaskan, bantuan bahan produksi tersebut harus dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk menjaga, sekaligus mengembangkan keberlangsungan usaha.
Karena itu, Idah meminta para penerima bertanggung jawab dalam menggunakan bantuan, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bantuan menyasar pelaku usaha mikro yang bergerak di empat bidang, yakni pemilik kios, warung makan, penjual gorengan, serta pelaku usaha kue basah dan kering.
Pelaku usaha kios menerima bantuan berupa mi instan, minyak goreng, gula pasir, dan susu. Sementara pemilik warung makan memperoleh beras, minyak goreng, dan gula pasir.
Adapun penjual gorengan menerima minyak goreng, tepung terigu, dan tepung beras. Sedangkan pelaku usaha kue basah dan kering mendapatkan tepung terigu, mentega, gula pasir, serta susu.
Penyerahan bantuan, turut didampingi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Telaga serta Kepala Dinas Kumperindag, Faisal Lamaraka.
Secara keseluruhan, Dinas Kumperindag melalui Program Pengembangan Usaha 2026 menyalurkan bantuan senilai Rp992,5 juta kepada 397 UMKM di Kabupaten Gorontalo. Kecamatan Telaga menjadi lokasi pertama penyerahan bantuan program tersebut.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin















