the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

the OPINIbythe OPINI
11 September 2026
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 September 2026
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meninjau salah satu SPBU di Kota Makassar. (Foto: IST)

Baca Juga

MBG Berpotensi Serap Pasokan Pasar, Pemkot Makassar Antisipasi Inflasi

Hadapi Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat SPAM hingga Bangun Sumur Bor

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

MAKASSAR, theopini.id – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU mulai mengganggu aktivitas masyarakat hingga pelayanan publik di Kota Makassar.

Kondisi ini, mendorong Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk mengurai antrean.

“Tujuan kami ke sini bagaimana solusi. Tolong pihak Pertamina dan pengelola SPBU carikan jalan keluar. Jangan masyarakat umum yang jadi korban,” tegas Appi saat mendatangi Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Jum’at, 11 September 2026.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda itu, Wali Kota diterima Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran.

Ia mengatakan antrean BBM tidak hanya menyulitkan masyarakat, tetapi juga mulai berdampak pada aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi dan mobilitas warga. Bahkan, operasional armada pengangkut sampah Pemkot Makassar ikut terdampak.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup ditangani dengan memastikan ketersediaan stok. Pengelolaan pelayanan di SPBU juga perlu dibenahi agar waktu tunggu kendaraan dapat dipangkas.

Munafri mengusulkan, seluruh nozzle pengisian diaktifkan dan jumlah operator disesuaikan dengan kondisi antrean.

“Antrean mengular karena keterbatasan petugas. Misalnya empat dispenser di SPBU hanya dijaga oleh satu orang. Perlu penambahan petugas agar setiap nozzle aktif untuk memotong waktu tunggu kendaraan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta pengelola SPBU mengatur alur kendaraan berdasarkan jenisnya, seperti kendaraan pribadi, ekspedisi dan bus. Pengaturan dapat dilakukan melalui klasterisasi dan penjadwalan waktu pengisian.

“Jenis kendaraan, alur pengisian, klaster untuk menghindari antrean, termasuk waktu kendaraan masuk untuk pengisian. Ini harus diatur jadwalnya,” katanya.

Ia juga mengusulkan optimalisasi SPBU di wilayah penyangga, khususnya Maros dan Gowa, sebagai buffer zone. Dengan demikian, kendaraan besar tidak seluruhnya masuk ke pusat Kota Makassar hanya untuk mendapatkan BBM.

“Kalau tidak ada kepastian, antrean akan terus begini, merugikan masyarakat. Kalau sudah sampai empat lapis, menurut saya sudah menutup jalan karena tidak ada yang mengatur prioritas. Akhirnya hanya mengular,” ujarnya.

Pemkot Makassar, lanjutnya, membutuhkan penjelasan Pertamina mengenai kondisi yang terjadi, termasuk apakah berkaitan dengan distribusi, ketersediaan stok, perubahan kebijakan BBM atau faktor lainnya. Informasi tersebut diperlukan agar pemerintah dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Kami ingin tahu sebenarnya apa yang terjadi. Apakah ini persoalan distribusi atau apa, supaya kami juga bisa turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan ini dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan pertemuan tersebut harus menghasilkan langkah nyata, bukan sekadar seremoni.

“Tidak ada lagi siapa yang benar, siapa yang salah. Tapi bagaimana ini secepatnya kita bisa urai secara bersama-sama,” tegasnya.

Pertamina: Stok Aman

Sementara itu, EGM PT Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar memastikan stok BBM di Makassar dan Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Pertamina juga menyiapkan sejumlah langkah untuk merespons kepadatan antrean.

“Mudah-mudahan ini bisa segera, hari ini juga kita lakukan beberapa hal, Pak Wali,” kata Deny.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang jam operasional SPBU. Saat ini, sebanyak 25 SPBU di Makassar telah beroperasi selama 24 jam.

“Sejauh ini sudah ada 25 SPBU yang buka 24 jam. Nanti kita lihat kondisinya. Apabila memang diperlukan, tentu akan kita tambah,” ujarnya.

Pertamina juga meningkatkan penyaluran BBM. Penyaluran solar telah meningkat sekitar 15 persen di atas kondisi normal, sedangkan Pertalite meningkat sekitar 8 persen dan pada kondisi tertentu mencapai 10 persen.

“Ada penambahan. Tentu sudah meningkat kami penyaluran untuk solar, sudah di kisaran di atas normal sekitar 15 persen,” kata dia.

“Pertalite sudah 8 persen dan kemarin juga sudah mencapai 10 persen dari kondisi normal,” tambahnya.

Deny mengatakan suplai ke masing-masing SPBU disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Pertamina juga telah memetakan SPBU yang mengalami kepadatan untuk menentukan titik yang membutuhkan tambahan pasokan.

“Kondisi ini sudah kita petakan dan nanti kita pastikan, kita akan dorong juga suplai ke SPBU,” ujarnya.

Selain menambah suplai dan jam operasional, Pertamina berkoordinasi dengan Satgas Gabungan untuk menertibkan antrean dan mengoptimalkan penggunaan nozzle di SPBU.

“Kemudian, kami sudah koordinasi dengan tim Satgas Gabungan untuk menertibkan antrean-antrean yang ada di SPBU, membuka nozzle di SPBU,” pungkasnya Deny.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #MunafriArifuddin#PemkotMakassar#Pertamina
ShareSendTweet
Previous Post

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Next Post

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Produksi Perikanan Sulteng Naik 20,8 Persen, Kesejahteraan Pembudidaya Masih Jadi Tantangan

Produksi Perikanan Sulteng Naik 20,8 Persen, Kesejahteraan Pembudidaya Masih Jadi Tantangan

11 September 2026
Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

10 September 2026
MBG Berpotensi Serap Pasokan Pasar, Pemkot Makassar Antisipasi Inflasi

MBG Berpotensi Serap Pasokan Pasar, Pemkot Makassar Antisipasi Inflasi

9 September 2026
PANADA Sasar 58 KPM Rentan di Banggai, Total Bantuan Rp116 Juta

PANADA Sasar 58 KPM Rentan di Banggai, Total Bantuan Rp116 Juta

8 September 2026
Pegadaian Dorong Program Keluarga Emas Jadi Model Investasi Masyarakat di Parimo

Pegadaian Dorong Program Keluarga Emas Jadi Model Investasi Masyarakat di Parimo

7 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

11 September 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 166 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

11 September 2026
Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

11 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Avolua

5 September 2026
RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

RSUD Ainun Habibie Disiapkan Jadi Pusat Rujukan Kanker Indonesia Timur

11 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Bupati Erwin: Guru Harus Beriringan dengan Perkembangan Teknologi

Bupati Erwin: Guru Harus Beriringan dengan Perkembangan Teknologi

5 September 2026
Cari Penyebab SPM Kesehatan Belum 100 Persen, Dinkes Parimo Gandeng Untad Palu

Cari Penyebab SPM Kesehatan Belum 100 Persen, Dinkes Parimo Gandeng Untad Palu

8 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d