PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawes Tengah, H Erwin Burase, mengapresiasi respons cepat jajaran Batalyon Infanteri TP 918/Matufu Maliuntinufu, dalam menangani sejumlah kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Menurut Erwin, kecepatan penanganan yang dilakukan bersama masyarakat menjadi salah satu faktor penting, sehingga kebakaran yang terjadi tidak berkembang menjadi lebih luas.
“Dengan adanya reaksi cepat kita, kita paham apa yang harus dilakukan, tidak terjadi kepanikan. Kerja sama dengan masyarakat, begitu ada kejadian masyarakat langsung melaporkan dan ditangani dengan cepat. Alhamdulillah, kita terselamatkan dengan bencana kebakaran yang lebih luas,” kata Erwin saat memimpin apel siaga sekaligus gelar pasukan dan peralatan dalam rangka penanganan darurat karhutla dan kekeringan di Batalyon Infanteri TP 918/Matufu Maliuntinufu, Desa Labuan, Kecamatan Moutong, Sabtu, 19 September 2026.
Ia menilai, kehadiran Yonif TP 918 di wilayah Parimo memberikan dukungan terhadap pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam merespons kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.
“Alhamdulillah, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh batalyon, Yonif TP 918, serta seluruh jajarannya. Alhamdulillah reaksi cepat ini, kerja keras ini tentu satu hal yang sangat berharga bagi kami, masyarakat Parimo, pemerintah daerah,” ujarnya.
Erwin mengatakan, kerja sama antara pemerintah daerah dan jajaran batalyon akan terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam penanganan karhutla, tetapi juga untuk menghadapi berbagai persoalan lain di wilayah Parimo.
“Masuknya batalyon di wilayah kita ini benar-benar sangat membantu masyarakat dan juga pemerintah daerah. Sehingga tentunya kerja sama ini harus terus dilakukan dan terus kita tingkatkan,” katanya.
Ia menyebut komunikasi intensif antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten dan jajaran batalyon menjadi hal penting dalam mempercepat penanganan setiap kejadian.
“Apabila komunikasi intens dilakukan antara masyarakat, pemerintah, baik desa, kecamatan, dan juga dari batalyon, pemerintah kabupaten terus dilakukan, insyaallah bencana ini bisa kita lewati, bisa kita hadapi dan bisa kita antisipasi untuk penanganan secepatnya,” ujar Erwin.
Dalam kesempatan itu, Erwin juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung kerja sama dengan jajaran batalyon dengan saling mengisi sesuai kemampuan masing-masing.
“Pemerintah daerah akan bersama-sama ikut membantu, saling mengisi hal-hal apa yang bisa kita lakukan, bisa kita bantu untuk bersama-sama menghadapi permasalahan, bukan hanya karhutla, tapi permasalahan lain yang ada di wilayah Kabupaten Parimo,” pungkasnya.
Kegiatan yang digelar BPBD Parimo dengan Batalyon Infanteri TP 918/Matufu Maliuntinufu ini, turun dihadiri Danyonif TP 918/MM, Mayor INF Angga Singgih Lestiawan, S. S.T. Han., SIP., M.I.P, Plt Kepala Dinas PUPRP Parimo, Moh Aflianto Hamzah, Kepala Dinas Ketapang, Sofiana dan Kapak BPBD Parimo, Rivai.
Baca lainnya di Google News














