the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

Tampak rumah warga Desa Sandana terendam banjir, Rabu, 23 September 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

GBI Bethany Parigi Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Cekcok Usai Pesta Miras di Pagimana Berujung Pengeroyokan, Korban Tak Sadarkan Diri

PARIMO, theopini.id — Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. BPBD menyebut, persoalan utama berada pada kapasitas gorong-gorong dan jembatan di Jalan Trans Sulawesi yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, mengatakan tiga desa menjadi perhatian, yakni Sandana, Labuan Donggala dan Ogodopi.

“Kalau di Kasimbar itu ada tiga desa, yaitu Sandana, Labuan Donggala, dan Ogodopi,” kata Rivai dihubungi di Parigi, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, sungai di Sandana dan Labuan Donggala telah dinormalisasi. Penanganan dilakukan sekitar 14 hari di Sandana dan 13 hari di Labuan Donggala.

“Sebenarnya sungainya sudah lebar dan dalam karena sudah dinormalisasi. Yang bermasalah sebenarnya di jalan Trans, terutama pada mulut gorong-gorong atau jembatan yang mulutnya kecil,” ujarnya.

Saat hujan deras, kata dia, gorong-gorong tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke sisi kiri dan kanan jembatan.

“Begitu hujan deras, dia tidak bisa menampung airnya. Dia mengalir ke kiri dan kanan jembatan. Itu yang menyebabkan banjir,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Rivai, membuat banjir cepat surut setelah hujan berhenti, karena aliran sungai sudah relatif lancar.

Di Labuan Donggala, jembatan memiliki dua lubang yang disebut telah banyak tertutup material dan tumpukan kayu, sehingga aliran air tidak maksimal.

“Labuan Donggala itu, dua lubang. Di dalamnya sudah banyak tertutup material, ditambah tumpukan kayu-kayu yang terbawa banjir,” katanya.

Sementara di Sandana, BPBD Parimo menemukan sejumlah drainase berukuran kecil dan beberapa titik tersumbat di sekitar permukiman warga.

“Sandana pun begitu. Drainase kami lihat juga kecil-kecil. Ada beberapa sumbatan drainase yang tidak mengalir di depan rumah-rumah warga,” ujarnya.

Rivai mengatakan kondisi hulu juga masih diteliti. Secara kasat mata, terdapat sejumlah kawasan yang terlihat gundul dan diduga berkaitan dengan pembukaan kebun masyarakat.

“Masih sementara kami selidiki. Secara kasat mata memang di atas itu sudah banyak yang gundul. Mungkin ada pembukaan untuk kebun masyarakat,” katanya.

Ia juga memastikan pihaknya tidak menemukan aktivitas pertambangan di Labuan Donggala.

“Kalau tambang, tidak ada. Memang ada perkebunan masyarakat dan sebagainya. Tidak ada tambang di Labuan Donggala itu,” ujarnya.

Untuk Ogodopi, banjir yang terjadi Rabu, 23 September 2026, disebut baru terjadi kali ini dan berdampak pada jembatan. BPBD Parimo bersama masyarakat melakukan penanganan menggunakan geobag dan bronjong.

“Di Ogodopi memang baru kali ini. Air menghantam bagian jembatan. Kami sudah perbaiki dengan bantuan geobag dan bronjong,” kata Rivai.

Sekitar lima hingga enam rumah warga dilaporkan terdampak. Satu sekolah dasar juga sempat terendam, namun kini telah kembali normal.

Rivai mengatakan normalisasi sungai di Ogodopi diperlukan, tetapi pelaksanaannya masih dikoordinasikan, karena alat berat BPBD Parimo masih digunakan untuk pekerjaan di Laemanta Induk.

Selain itu, BPBD Parimo masih melakukan normalisasi dua sungai di Laemanta Induk dan sebelumnya memasang sekitar 300 lembar geobag di Laemanta Utara.

Ia menambahkan, BPBD Parimo belum membuka posko khusus maupun menetapkan status penanganan tertentu, akibat banjir di tiga desa tersebut.

“Tidak ada. Kami masih ada posko sementara di sekitar Laemanta Induk karena pekerjaan di sana belum selesai,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BanjirKasimbar#BPBDParigiMoutong#KecamatanKasimbar#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

GBI Bethany Parigi Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Next Post

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

24 September 2026
Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

23 September 2026
Siswa SD yang Alami Kekerasan Jalani Visum di RSUD Anuntaloko Parigi

Siswa SD yang Alami Kekerasan Jalani Visum di RSUD Anuntaloko Parigi

23 September 2026
SK Satgas BBM Bersubsidi Parimo Telah Tersusun, Libatkan Polisi, TNI dan Jaksa

SK Satgas BBM Bersubsidi Parimo Telah Tersusun, Libatkan Polisi, TNI dan Jaksa

22 September 2026
KNMP Parimo: Bolano Tengah Capai 77,28 Persen, Malalan Masih Nol

KNMP Parimo: Bolano Tengah Capai 77,28 Persen, Malalan Masih Nol

22 September 2026
RSUD Anuntaloko Parigi Optimis Lampaui Target PAD 2026

RSUD Anuntaloko Parigi Optimis Lampaui Target PAD 2026

21 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

24 September 2026
Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

24 September 2026
Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

24 September 2026
GBI Bethany Parigi Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

GBI Bethany Parigi Bagikan 50 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

24 September 2026
Cekcok Usai Pesta Miras di Pagimana Berujung Pengeroyokan, Korban Tak Sadarkan Diri

Cekcok Usai Pesta Miras di Pagimana Berujung Pengeroyokan, Korban Tak Sadarkan Diri

24 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

24 September 2026
Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

24 September 2026
RAPBD Perubahan 2026: PAD Parimo Naik Rp75,17 Miliar, Pendapatan Transfer Turun Rp50,83 Miliar

RAPBD Perubahan 2026: PAD Parimo Naik Rp75,17 Miliar, Pendapatan Transfer Turun Rp50,83 Miliar

21 September 2026
Razia Gabungan di Lapas Luwuk, 19 Ponsel Ditemukan, 25 Wabin Negatif Narkoba

Razia Gabungan di Lapas Luwuk, 19 Ponsel Ditemukan, 25 Wabin Negatif Narkoba

19 September 2026
MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

20 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d