the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti. (Foto: Isra Labudi)

Baca Juga

Gugatan Wanprestasi Gubernur Sulteng atas Akta Perdamaian Mulai Disidangkan di PN Parigi

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memilih menempuh jalur mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang siswa SD di Kecamatan Ampibabo yang melibatkan oknum guru perempuan berinisial S.

Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, mengatakan mediasi lanjutan akan melibatkan pihak kepolisian dan seluruh pihak terkait, termasuk keluarga siswa, guru yang bersangkutan, kepala sekolah, serta suami guru tersebut.

“Kalau bisa, yang diundang dari Dinas Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, orang tua murid, guru yang bersangkutan, kepala sekolah, serta suami dari guru tersebut. Kita mediasi di kantor polisi supaya semua pihak dapat menerima solusi yang diberikan,” kata Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti dihubungi, Kamis, 24 September 2026.

Langkah tersebut, diambil setelah keluarga siswa menyampaikan permintaan agar guru berinisial S dimutasi ke sekolah lain.

Menurut Sunarti, keluarga menyatakan tidak akan mempermasalahkan kasus tersebut lebih lanjut apabila permintaan mutasi dipenuhi.

“Pokoknya, Bu, kami minta ibu guru itu dimutasi. Hanya itu yang kami minta. Kalau sudah dimutasi, selesai urusan. Buat kami tidak ada masalah lain,” ujar Sunarti mengutip permintaan keluarga siswa.

Persoalan itu, kemudian akan dibawa ke mediasi kepolisian karena dalam pertemuan di Disdikbud Parimo juga muncul persoalan dugaan ancaman yang disebut dilakukan suami guru tersebut terhadap pihak sekolah.

“Kami hanya meminta kesediaan pihak kepolisian untuk menjadi mediator dalam hal ini karena ada hubungannya dengan pengancaman oleh suami guru tersebut,” katanya.

Sementara proses mediasi menunggu jadwal, siswa yang menjadi korban disebut sudah 12 hari tidak bersekolah.

Sunarti mengatakan, pihaknya mengusulkan agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa berada dalam satu kelas dengan guru yang bersangkutan.

“Kalau bisa ibu guru itu jangan di kelasnya anak ini. Sementara digantikan guru lain supaya anak ini tidak ada ketakutan untuk sekolah,” ujarnya.

Selain persoalan sekolah, kondisi psikologis siswa juga menjadi perhatian. Sunarti mengatakan pihak DP3AP2KB Parimo akan membantu menghadirkan psikolog untuk memberikan pendampingan kepada korban.

“Kalau menurut Pemberdayaan Perempuan, karena traumanya cukup tinggi, tentu mungkin dia membutuhkan penanganan secara khusus oleh psikolog,” kata Sunarti.

Sunarti berharap, mediasi yang direncanakan berlangsung pekan depan dapat menghasilkan kesepakatan. Jika guru tersebut disepakati untuk dimutasi, Disdikbud Parimo akan segera memproses pemindahannya ke sekolah lain.

“Kami berharap minggu depan, kalau memang sudah disepakati bahwa guru tersebut harus dimutasi, maka langsung kita buatkan nota tugas untuk perpindahannya ke sekolah lain,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#DP3AP2KBParimo#Kemendikdasmen#KemenPPPA#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

Next Post

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

the OPINI

the OPINI

Related Posts

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

24 September 2026
Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

19 September 2026
Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

18 September 2026
Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

17 September 2026
Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

17 September 2026
IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

15 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Gugatan Wanprestasi Gubernur Sulteng atas Akta Perdamaian Mulai Disidangkan di PN Parigi

Gugatan Wanprestasi Gubernur Sulteng atas Akta Perdamaian Mulai Disidangkan di PN Parigi

24 September 2026
Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

Wali Kota Makassar Raih Penghargaan TP2DD Terbaik 2026

24 September 2026
Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

Sampah Parimo 84 Ribu Ton per Tahun, Baru 12,46 Persen Terkelola

24 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

24 September 2026
Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

24 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

Morowali Jadi Pusat Industri, Kapolda Sulteng Tekankan Penguatan Keamanan

19 September 2026
Hestiwati: Remaja Parimo Harus Disiapkan Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Hestiwati: Remaja Parimo Harus Disiapkan Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

23 September 2026
Berani Cup Jadi Ruang Regenerasi, Syarifudin Hafid Dorong Talenta Voli Putri Morowali

Berani Cup Jadi Ruang Regenerasi, Syarifudin Hafid Dorong Talenta Voli Putri Morowali

18 September 2026
DPPPA Sigi Perkuat Ketahanan Psikologis Petugas Layanan Korban Kekerasan

DPPPA Sigi Perkuat Ketahanan Psikologis Petugas Layanan Korban Kekerasan

22 September 2026
Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

18 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d