Realisasi APBD Pemprov Sulteng 29,25 %, Urutan ke 22 dari 34 Provinsi

PALU, theopini.id – Kepala Biro Pembangunan, Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. Arfan, M.Si, mengungkapkan secara nasional realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 daerah tersebut, berada diurutan ke 22 dari 34 Provinsi di Indonesia.

“Realisasi APBD hingga 30 Juni 2022, dari total sebesar Rp. 4.728.758.528.793,- dapat terealisasi sebesar 29,25 persen atau sebesar Rp. 1.383.330.872.038,-,” ungkap Arfan, di Palu, Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga : Pemda Diingatkan Percepat Realisasi APBD 2022

Hal itu diungkapkannya pada rapat evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran pelaksanaan program serta kegiatan APBD 2022, Senin.

Menurut dia, realisasi APBD tersebut terbesar pada belanja operasi sebesar 83,41 persen, belanja modal 4,01 persen, dan belanja transfer 12, 58 persen.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diminta untuk mengoptimalkan belanja melalui E- Katalog dan belanja barang produksi dalam negeri, serta realisasinya harus disampaikan pada Rapim Tepra setiap bulannya, Sesuai Intruksi Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.

“Untuk belanja pengadaan barang produksi dalam negeri melalui sistem Bela Pengadaan telah berjalan dengan baik,” kata dia.

Selanjutnya, di Sulawesi Tengah telah terdaftar 347 penyedia untuk Bela Pengadaan. Sedangkan untuk E-Katalog lokal, saat ini masih terus dilakukan sosialisasi terhadap penyedia, agar ikut mendaftar.

Baca Juga : Bappeda: Tersisa 17 Desa Sangat Tertinggal di Sulteng

Terdapat 13 komoditas yang dapat dibelanjakan di Bela Pengadaan, di antaranya alat tulis kantor, jasa transfortasi, akomodasi, souvenir, makanan dan minuman.

Selain itu, alat kesehatan, fornitur, kurir, peralatan elektronik, perkakas, fashion, jasa kreatif. Kemudian, kebutuhan kantor, seperti sewa peralatan dan ruangan.

Komentar