PARIMO, theopini.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memastikan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang Torue, Kecamatan Torue akan dibangun pekan depan.
Untuk mendukung hal itu, BPBD Parimo tengah menyiapkan data penghuni Huntara yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Yang akan membangun Huntara itu BPBD Provinsi, tetapi mereka membutuhkan dukungan data penerima dari kami. Karena harus ada Surat Keputusan (SK) siapa semua penerima,” ungkap Sekretaris BPBD Parimo, Rivai, di Parigi, Senin, 29 Agustus 2022.
Dia menyebut, akan ada sekitar 40 unit Huntara yang dibangun BPBD provinsi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.
Baca Juga : 43 KK Korban Banjir Bandang Torue Akan Direlokasi
Sebab, masyarakat yang rumahnya selalu terdampak parah, atau terus dilalui banjir, akan diupayakan pihaknya mendapat Huntara.
“Kemungkinan akan bertambah karena permintaan masyarakat yang rumahnya termasuk daerah bahaya yang terus dilalui air,”ujarnya.
Huntara tersebut, kata dia, akan dibangun di lahan milik desa di Dusun II Desa Torue, seluas 7500 meter. Lahan itu, berdasarkan kesepakatan dipinjamkan selama kurang lebih dua tahun, sembari menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dibangun Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
“Minggu depan sudah mulai eksen pembangunan Huntara, karena saat ini sudah selesai penunjukan kontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan,”ucapnya.
Saat ini BPBD Parimo masih berada di lokasi banjir bandang di Desa Torue, hingga masa tanggap berakhir pada September mendatang.
”Setelah masa tanggap berakhir, akan ada masa transisi pemulihan. Sehingga kami akan terus di sana untuk mengawal pemulihan masyarakat hingga berdirinya Huntap,” tukasnya.







Komentar