banner 1280x250

Tiga Perusahaan Akan Terlibat dalam Investasi Pembangunan PLTS Kepri

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menjadi lokasi pembangunan investasi PLTS pada tahun 2021. (Foto : Ilustrasi)

Theopini.id – Setidaknya tiga perusahaan akan dilibatkan dalam investasi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas besar yang direncanakan di wilayah FTZ Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Karena investasi PLTS berkapasitas besar, maka akan ada tiga perusahaan yang dilibatkan. Saya akan memberikan dukungan penuh investasi pembangunan ini,” kata Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, dilansir dari Republika.co.id, Senin, 20 Desember 2021. 

Dia mengatakan, tiga perusahaan tersebut yaitu PT Pasir Panjang Nusantara yang merupakan perusahaan swasta nasional Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sebagai mitra lokal, main contractor, dan konsultan perizinan.

Kemudian, PT Eco Solar Energi yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) sebagai fasilitator teknologi, Independent Power Producer, dan PT Kemayan Bintan yang merupakan perusahaan swasta PMDN selaku pemilik lahan. 

Pihkanya berjanji akan memfasilitasi segala hal yang menjadi kewenangan Pemprov Kepri terkait investasi PLTS. Sebab, peralihan energi fosil ke energi baru dan terbarukan sudah diumumkan oleh Presiden Jokowi, maka beberapa daerah sudah mulai menjajaki investasi tersebut.

Menurut dia, permasalahan lahan merupakan yang utama dalam investasi itu. Berdasarkan informasi para investor, akan dibutuhkan lahan kurang lebih seluas 200 hektare. 

Olehnya, di meminta pihak terkait bekerja secara simultan, seperti BPN untuk membantu mengurus masalah lahan, agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan untuk penyediaan tenaga kerja, dan persoalan perizinan akan kita fasilitasi,” ujar dia. 

Dia meyakini, jika seluruh permasalahan dapat dicarikan jalan keluar secepatnya, investasi tersebut dapat segera dilaksanakan di awal 2022, sebagai perwujudan pemulihan ekonomi dengan terserapnya tenaga kerja lokal.

“Tahun depan kita fokus pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19,” pungkasnya.*** 

banner 1280x250
banner 1280x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *