PARIMO, theopini.id – Landainya Covid-19 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dan tercapaiannya target 70 persen lebih vaksinasi di 28 Desember 2021, kembali memulihkan aktivitas masyarakat setempat.
Masyarakat tak lagi ragu melakukan berbagai aktivitas, yang sempat tak bisa dilakukan dalam kurun waktu dua tahun, salah satunya berlibur bersama keluarga.
Namun, karena kebijakan pemerintah yang berbeda-beda, dan besarnya biaya transportasi di masa pandemi saat ini, liburan ala keluarga hanya bisa dilakukan di wilayah sekitar saja, dengan menikmati berbagai objek wisata di Parigi Moutong.
Hal ini yang dimanfaatkan oleh sekelompok masyarakat inovatif di Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, yang menamai komunitas mereka, Polindo Lara. Kelompok tersebut, membuka objek wisata pantai seakan menjadi pengobat rindu wisatawan lokal di Parigi Moutong.
Kehadiran objek wisata Pantai yang telah beroperasi sejak dua bulan belakangan ini, mulai ramai dikunjungi dan lagi viral di media sosial.
Lokasi objek wisata pantai yang dinamai sama dengan kelompok pengelolanya, yakni Pantai Polindo Lara, berada di jalan Trans Sulawesi, Dusun I Desa Pelawa. Berjarak tempuh kurang lebih 6000 meter dari Kota Parigi, wilayah yang ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.
Wisatawan lokal yang ingin berkunjung akan mudah menemukan lokasi objek wisata tersebut, karena pihak pengelola telah memasang plang bertuliskan “Selamat Datang” di tepi jalan menuju Pantai Polindo Lara.
Setelah menumpuh jarak 500 meter memasuki lokasi objek wisata, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan panorama alam khas Pantai, yang lengkap dengan pasir putih, birunya laut dan pepohonan kepala di sekitarnya.
Kesan penyejuk hati seperti arti Polindo Lara akan lekat pada pengunjungnya, karena kebersihan pantai yang selalu terjaga dengan baik oleh pengelola pantai, menciptakan rasa tenang dan nyaman bila berlama-lama berada di sana.
Pengunjung yang membawa serta keluarganya datang berlibur di Pantai Polindo Lara juga tak perlu khawatir, untuk menyiapkan bekal makanan untuk mengisi perut usai lelah berenang.
Sebab, pihak pengelola telah bekerjasama dengan pelaku usaha UMKM setempat, menyiapkan stand-stand kuliner yang menyajikan makanan tradisional dengan harga yang terjangkau.

“Kami menjual makanan tradisional seperti Surabe, Binte, dan Dange. Minumannya, juga macam-macam. Ada Saraba, kopi dan minuman dingin seperti pop ice dan es boba,” ungkap salah satu pengelola stand kuliner, Rafiah sambil menunjukan menu makanan yang dijualnya.
Tak hanya itu, pengelola Pantai juga menyiapkan gazebo untuk para pengunjung. Ada juga spot-spot untuk mengabadikan perjalanan liburan anda.
Selain itu, dengan hanya membayar Rp10 ribu per sekali naik, anda dapat menikmati perjalanan di sekitar Pantai menggunakan perahu berkapasitas penumpang 15 orang.
Serunya lagi, anda dapat menikmati indahnya terumbu karang dan habitat laut lainnya, dari atas perahu beralasan kaca yang sebelumnya telah didesain sedemikian rupa oleh pengelola Pantai.
“Kami akan membawa para penumpang perahu berkeliling lautan, dengan kecepatan yang diatur agar bisa menikmati terumbu karang di sekitar Pantai Polindo Lara,” kata salah satu pengelola Pantai Polindo Lara, Farid.
Bukan hanya panorama alam yang didapat di Pantai itu, namun anda bisa merasakan nuansa literasi di lingkungan sekitar.
Pihak pengelola pantai ternyata tak mengabaikan pencanangan Desa Pelawa sebagai Kampung Literasi. Sehingga, ingin menciptakan wisata edukatif dengan mengaitkan Taman Baca Masyarakat (TBM) Sou Mpelava untuk mewujudkan rencana itu.
“Perencanaan kami ke depan juga akan membuka kelas bahasa Inggris bagi anak-anak sekitar, setiap Sabtu dan Minggu,” tambah Farid.
Pengembangan objek wisata Pantai Polindo Lara, yang dikelola secara swadaya oleh kelompok inovatif itu, memiliki segudang perencanaan dengan tujuan mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Parigi Moutong.
Ke depan, pihak pengelola akan bekerjasama dengan tim rescue untuk memberikan pertolongan dan keselamatan, ketika terjadi peristiwa yang tak diinginkan saat pengunjung menikmati indahnya laut di Pantai Polindo Lara.
Mengutip sebuah harapan dari kelompok inovatif di Desa Pelawa, semoga pengembangan objek wisata tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, mengalihkan aktivitas pemuda ke berbagai kegiatan positif dan mencerdaskan anak bangsa.
Laporan : Novita Ramadhan


Komentar