banner 1280x250

Jalur Trans Sulawesi Parimo Kembali Dilalui Pengendara Bermotor

Jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali dilalui para pengendara bermotor yang telah mengntri berjam-jam akibat blokade masa aksi ARTI KTT PT Trio Kencana, Sabtu 12 Februari 2022. (Foto : Novita)

PARIMO, theopini.id – Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, akhirnya berhasil membuka blokade jalur Trans Sulawesi, Desa Katulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, yang dilakukan ratusan masa aksi Aliansi Rakyat Tani (ARTI) Koalisi Tolak Tambang (KTT) PT Trio Kecana.

Ratusan kendaraan yang mengantri selama 10 jam, sejak pukul 12.00 WITA hingga 01.00 WITA, pada Sabtu 12 Februari 2022, akhirnya dapat melalui jalur tersebut, baik dari arah selatan (Kota Palu) maupun arah utara (Provinsi Gorontalo).

Kondisi mampu diambil alih, usai personil Polisi anti huru hara pukul mundur masa aksi yang tak ingin membubarkan diri, meskipun sempat dilakukan negosiasi oleh Polres Parimo. 

Pada saat personil Polisi melakukan pukul mundur, sempat terjadi bentrok dengan masa aksi, selama kurang lebih dua jam lamanya.

Dalam penindakan tersebut, Polisi pun akhirnya mengamankan puluhan orang dari masa aksi, lima unit truck, dan puluhan unit kendaraan roda dua.

Guna mengantisipasi agar kondisi tidak kembali terjadi, personil Polisi juga sempat menggeleda beberapa rumah warga yang duga menjadi tempat persembunyian, saat Polisi berhasil menguasai titik kumpul masa aksi.

Berdasarkan pantauan media ini, dalam bentrok tersebut masa aksi melempari batu dan botol air mineral keatas personil Polisi.

Sementara, personil Polisi menghalau dengan gas air mata, tembakan petasan serta water cannon dan bergerak maju ke arah masa aksi.

Sebelumnya, ARTI KTT tetap bersih keras tak membubarkan aksinya, menuntut kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura untuk menepati janjinya menemui masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Toribulu, Kasimbar, dan Tinombo Selatan.

Janji tersebut, disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan antar lembaga, Ridha Saleh yang sempat berkomunikasi dengan perwakilan ARTI KTT, Kamis 10 Februari 2022.

“Saat aksi Senin 7 Februari 2022 kemarin, Pak Ridha Saleh juga telah mengatakan, Gubernur akan datang selambat-lambatnya Minggu, 13 Februari di depan masa aksi. Maka kami hanya bepegang teguh pada janji itu,” tegas Mohamad Irfain saat dihubungi, Sabtu.

Laporan : Novita Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: