Rabu, 8 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Login
the OPINI
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result

Cegah Campak-Rubela, Pemprov Sulteng Canangkan BIAN 2022

the OPINIbythe OPINI
18 Mei 2022
in Daerah, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Cegah Campak-Rubela, Pemprov Sulteng Canangkan BIAN 2022

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr. I Komang Adi Sujendra. (Foto : Yuyun)

PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022, Rabu, 18 Mei 2022.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, penyakit campak dan rubela merupakan penyakit infeksi yang sangat menular, yang berdasarkan kajian epidemiologi berisiko untuk terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr. I Komang Adi Sujendra, saat ditemui di Palu, Rabu.  

Menurut dia, perlu upaya percepatan pencapaian eliminasi campak dan rubela pada 2023, melalui kegiatan pemberian imunisasi tambahan secara bertahap dan imunisasi kejar.

Salah satunya, yakni upaya kolaboratif terintegrasi untuk melindungi anak indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, melalui kegiatan BIAN 2022.

BACA JUGA

Pemda Parimo Jajaki Program Kuliah Gratis bagi Anak Nelayan Bersama KKP

Wabup Parimo Tinjau Banjir Torue, Fokus Penanganan Tanggul Jebol dan Sawah Terdampak

Dia menjelaskan, BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan campak dan rubela serta melengkapi dosis imunisasi polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat

“Kegiatan ini, mulai dilaksanakan pada Mei 2022 dan Provinsi Sulawesi Tengah termasuk dalam lokus tahap pertama,” kata dia.

Adapun kegiatan pencanangan dilaksanakan secara serempak di 13 kabupaten/kota mulai 18 Mei 2022. Ia menyebut, kegiatan itu meliputi dua kegiatan, yakni imunisasi tambahan dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga kurang dari 12 tahun.

Sementara estimasi jumlah sasaran imunisasi campak-rubela sebanyak 708.641 anak. Kemudian, imunisasi kejar, sasarannya adalah anak 12 bulan sampai dengan 59 bulan yang tidak atau belum lengkap mendapatkan imunisasi OPV, IPV dan imunisasi DPT-HB-Hib.

“Adapun estimasi jumlah sasaran kejar OPV sebanyak 52.320 anak, sasaran kejar IPV 145.036 anak dan sasaran kejar DPT-HB-Hib 24.518 anak,’ ungkapnya.

Dia menyebut, terselenggara kegiatan itu dengan dukungan pembiayaan yang bersumber dari UNICEF dan APBD Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data rutin Kementerian Kesehatan RI, cakupan imunisasi dasar lengkap telah menurun secara signifikan sejak awal pandemi COVID-19. Demikian halnya di Sulawesi Tengah, cakupan imunisasi belum mencapai target sebagaimana yang diharapkan.

“Penurunan cakupan imunisasi ini disebabkan oleh berbagai faktor dan tentunya berdampak pada meningkatnya jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I),” jelasnya.

Pencanangan BIAN 2022, kata dia, diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi tenaga kesehatan, masyarakat dan jajaran pemerintah daerah maupun mitra pembangunan, dalam menjalankan program imunisasi demi tercapainya tujuan keluarga indonesia yang sehat dan berkualitas.

“Pada kesempatan ini pula, kami ucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, khususnya pada UNICEF dan WHO Indonesia yang telah mendukung kegiatan BIAN ini,” pungkasnya.

Dia juga berharap, melalui kegiatan pencanangan ini, cakupan imunisasi di Sulawesi Tengah meningkat dan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi akibat PD3I.

Tags: #BIAN2022#Campak-Rubela#Covid-19#DinkesSulteng#ImunisasiKejar#ImunisasiTambahan#KLB#PD3I#Pemprov#Penyakitinfeksi#penyakitmenular#Sulteng#UNICEF#WHO
the OPINI

the OPINI

Previous Post

Polisi Usut Dugaan Korupsi pada Proyek Rehab Gedung SMKN 1 Parigi

Next Post

Pemprov Sulteng Gelar Bimtek Penilaian Kesehatan Koperasi

ARTIKEL TERKAIT

Bau Menyengat Ungkap Penemuan Pria Meninggal di Dalam Rumah di Parigi
Headline

Bau Menyengat Ungkap Penemuan Pria Meninggal di Dalam Rumah di Parigi

8 Juli 2026
Pemda Parimo Jajaki Program Kuliah Gratis bagi Anak Nelayan Bersama KKP
Daerah

Pemda Parimo Jajaki Program Kuliah Gratis bagi Anak Nelayan Bersama KKP

1 Juli 2026
Kapolres Parimo Minta Personel Tingkatkan Kompetensi Hadapi Kejahatan Digital
Hukum Kriminal

Kapolres Parimo Minta Personel Tingkatkan Kompetensi Hadapi Kejahatan Digital

1 Juli 2026
Wabup Parimo Tinjau Banjir Torue, Fokus Penanganan Tanggul Jebol dan Sawah Terdampak
Daerah

Wabup Parimo Tinjau Banjir Torue, Fokus Penanganan Tanggul Jebol dan Sawah Terdampak

1 Juli 2026
Pemda Parimo Usulkan Penguatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru ke Kemendikdasmen
Headline

Pemda Parimo Usulkan Penguatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru ke Kemendikdasmen

1 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik

© 2026 Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In