PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, telah mencapai 38, 28 persen atau sebesar Rp607 miliar, dari target Rp1,5 triliun.
“Dengan realisasi tersebut, prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp978 miliar lebih,” ungkap Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai, di Parigi, Kamis, 21 Juli 2022.
Baca Juga : Pemda Parimo Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021
Hal itu, disampaikan Wakil Bupati Parimo dalam sidang Paripurna realisasi APBD semester pertama 2022, Kamis.
Menurutnya, dengan realisasi tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), target anggaran sebesar Rp121 miliar lebih, terealiasi Rp53 miliar lebih atau 44,21 persen, dengan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan sebesar Rp67 miliar lebih.
Kemudian, pendapatan transfer ditargetkan sebesar Rp1,4 triliun lebih, teralisasi sebesar Rp550 miliar lebih atau 37,68 persen, dan prognosis enam bulan berikutnya ditergetkan Rp911 miliar lebih.
Lain-lain pendapatan ditargetkan Rp2,5 miliar, terealisasi sebesar Rp2.591.277.000 atau 103,65 persen, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp91 miliar lebih.
“Belanja ditergetkan sebesar Rp1,6 tiliun lebih, terealiasi sebesar Rp517 miliar lebih, atau 32,23 persen, prognosis enam bulan ke depan sebesar Rp1,88 triliun lebih,” urainya.
Belanja tersebut, kata dia, terdiri dari belanja operasi ditergetkan sebesar Rp1,1 triliun lebih, realisasi sebesar Rp367 miliar lebih, atau 32,64 persen, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp758 miliar lebih.
Selanjutnya, belanja modal ditargetkan Rp165 miliar lebih, terealisasi Rp5 miliar lebih, atau 3,26 persen, dan prognosis enam bulan ke depan Rp159 miliar lebih. Sementara belanja tidak terduga, ditargetkan sebesar Rp5 miliar, terealisasi sebesar Rp1,5 miliar lebih, atau 30,80 persen, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp3,4 miliar lebih.
“Belanja transfes ditargetkan sebesar Rp308 miliar, terealisasi sebesar Rp142 miliar lebih atau 46,26 persen, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp165 miliar lebih,” tambahnya.
Wabup menyampaikan, target anggaran mengalami defisit Rp19,8 miliar lebih. Pada realisasi semester satu anggaran surplus, sebesar Rp89,5 miliar lebih. Sehingga prognosis enam bulan ke depan, diperkirakan Rp109,3 miliar lebih.
Sedangkan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp20,7 miliar lebih, terealisasi Rp122 miliar lebih, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan sebesar Rp101 miliar lebih.
“Pengelolaan pembiayaan ditargetkan sebesar Rp933 juta lebih, terealisasi Rp466 juta, atau 50 persen dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp466 miliar lebih,” paparnya.
Baca Juga : Wabup Badrun Apresiasi Kinerja DPRD atas Pembahasan Dua Raperda
Pembiayaan neto 2022 ditargetkan sebesar Rp19 miliar lebih, teraliasi sebesar 121 miliar lebih, dan prognosis enam bulan ke depan ditargetkan Rp101,7 miliar lebih. Sedangkan sisa lebih kurang pembiayaan anggaran sampai dengan semester satu Rp211 miliar lebih.
“Demikian penjelasan singkat realisasi dan prognosis enam bulan ke depan pada APBD Parimo 2022, semoga DPRD dapat berkenan menerima, dan membahas lebih lanjut,” pungkasnya.







Komentar