the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Aspidum Kejati Sulteng Usir Wartawan di Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa

the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2022
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2022
in Headline
Reading Time: 3 mins read
AS Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilgub Sulteng Diperiksa Jaksa Selama 5 Jam

Kantor Kejati Sulawesi Tengah di Kota Palu. (Foto : Istimewa)

Baca Juga

651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

PALU, theopini.id – Perayaan hari Bhakti Adhyaksa ke-62 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng), Jum’at, 22 Juli 2022, diwarnai sikap arogan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Fitrah, kepada wartawan yang hendak melakukan peliputan.  

Tindakan itu, bermula pada saat sejumlah tim wartawan yang tergabung dibeberapa media Kota Palu, hendak melakukan peliputan dan live streaming pada kegiatan hari Bhakti Adhyaksa atas permintaan pihak Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulawesi Tengah.

Baca Juga : Kejati Kalsel Kaji Tiga Laporan Dugaan Mafia Tanah

Sekitar pukul 06:00 WITA, salah seorang wartawan tim live streaming yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, Moh. Iqbal, berada di lapangan Kejati, sedang mengatur peralatan live seperti kabel, kamera dan alat-alat lainnya .

Tiba-tiba sekitar pukul 06.30 WITA, Aspidum Kejati Sulteng, Fitrah datang dan langsung menegur dengan nada tinggi. Padahal, saat itu seluruh peralatan live streaming sudah siap on air. Hanya tinggal merapikan sejumlah kabel yang melintas di jalan masuk ke lapangan upacara.

“Sabar Pak, sementara kita rapikan biar tidak mengganggu,” kata Ikbal yang akrab dipanggil Ballo, sambil merapikan kabel untuk dilakban.

Sayangnya, penjelasannya Iqbal itu malah membuat pejabat Kejati Sulteng tak puas. Tidak hanya membentak, Fitrah juga menyuruh tim live streaming untuk pulang.

“Buat apa kalian disini. Tidak becus, kalian pulang saja!” ketusnya.

Sharfin yang juga tim live streaming menjawab hardik kasar itu, dengan menyebut bahwa mereka bukan anak buah kejaksaan yang seenaknya dimarahi.

“Pak, kami ini wartawan. Itu Abdee Mari dari tvOne, Iqbal yang Bapak marahi ini wartawan CNN, saya dari NET dan Dhani itu dari RTV. Kami kesini karena membantu pihak Penkum,” jelas Sharfin.

Namun Fitrah masih saja ngotot dengan nada kasar, dan mengusir. Merasa diperlakukan kasar, dan adanya ungkapan mengusir, akhirnya koordinator live streaming Abdee Mari meminta tim live streaming untuk tidak melanjutkan peliputan, dengan meninggalkan lokasi.

Kemudian, sebelum meninggalkan lokasi, Fitrah yang baru tahu jika tim live streaming merupakan wartawan TV nasional, berusaha menemui kembali Iqbal dan kawan-kawan untuk minta maaf.

“Maafkan saya, saya lelah dan stress karena ada masalah di rumah,” jelas Fitra.

Namun Ikbal dan kawan-kawan tetap meninggalkan lokasi perayaan hari Bhakti Adiyaksa di Lapangan Kejati Sulawesi Tengah.

Hal itu dibenarkan oleh Abdy Mari, wartawan tvOne, selaku kordinator live Streaming. Menurutnya,  kejadian tersebut membuat timnya harus merapikan kembali alat-alat yang sudah siap siaran langsung.

“Ini membuat kita harus mundur dengan sikap yang sangat tidak pantas dilakukan oleh oknum seorang pejabat Kejati, yang begitu kasar terhadap tim saya,” ujar Abdy.

Baca Juga : Rekrutmen Rampung, 23 Jurnalis Lulus Jadi Anggota AJI Palu

Terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Tengah, Reza Hidayat mengaku, saat kejadian tidak berada di tempat.

“Saya tidak berada di tempat saat kejadian. Nanti saya kumpulkan informasi dulu baru bisa konfirmasi,” ungkap Reza melalui pesan WhatsApp.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #HariBhaktiAdhyaksa#KejatiSulteng#kotapalu#Penkum#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Pemda Sigi Siapkan 26,9 Hektare Lahan Untuk Pembangunan Huntap

Next Post

Bareskrim Gelar Perkara Kasus ACT Pekan Depan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

7 Oktober 2026
Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

6 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

651 Lansia dan Disabilitas di Sigi Terima PANADA, Masing-masing Dapat Rp2 Juta

8 Oktober 2026
Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Baru 14 Puskesmas di Parimo Daftarkan Pekerja Non-PNS ke BPJS Ketenagakerjaan

Baru 14 Puskesmas di Parimo Daftarkan Pekerja Non-PNS ke BPJS Ketenagakerjaan

2 Oktober 2026
RAD KIA Parimo Ditargetkan Aplikatif dan Masuk Penganggaran 2027

RAD KIA Parimo Ditargetkan Aplikatif dan Masuk Penganggaran 2027

1 Oktober 2026
DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

4 Oktober 2026
Forum PKP Parimo Buka Ruang Kolaborasi CSR untuk Pengembangan Permukiman

Forum PKP Parimo Buka Ruang Kolaborasi CSR untuk Pengembangan Permukiman

1 Oktober 2026
Dinkes Parimo Pantau Kabut Asap Lewat Surveilans Puskesmas

Dinkes Parimo Pantau Kabut Asap Lewat Surveilans Puskesmas

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d