MAKASSAR, theopini.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat sebanyak 2.634 ekor hewan ternak di daerah setempat, telah divaksinasi untuk pencegahan penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Ribuan ekor ternak itu berasal dari lima kabupaten dan kota di Sulsel, yakni Kabupaten Bone, Toraja Utara, Makassar, Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng,” Kadis DPKH Sulsel Nurlina Saking di Makassar, dikutip dari Republika.co.id, Sabtu, 23 Juli 2022.
Baca Juga : Mentan SYL: Data Pelaporan Terkini, PMK Telah Terdeteksi di 18 Provinsi
Menurut dia, hewan ternak paling banyak divaksinasi hingga saat ini berada di Kabupaten Bone dengan 1.918 ekor. Kemudian, Kabupaten Bantaeng sebanyak 428 ekor, Toraja Utara sebanyak 189 ekor, Jeneponto sebanyak 70 ekor serta Makassar sebanyak 29 ekor.
Sementara untuk dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Takalar dan Enrekang, masih dalam proses pengiriman vaksinasi ke daerah masing-masing. Dinas juga terus berupaya untuk mempercepat proses vaksinasi kepada hewan ternak, agar penyebaran wabah PMK dapat terkendali atau tidak semakin meluas.
Selain percepatan vaksinasi, Pemprov Sulsel bersama 15 kabupaten dan kota juga kompak membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan penyebaran PMK yang sudah menjangkiti hewan ternak di sejumlah daerah setempat.
Baca Juga : Mendes PDTT: Dana Desa Boleh Digunakan Tangani PMK
Belasan daerah yang telah membentuk satgas PMK itu masing-masing Kabupaten Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Jeneponto, Bone.Selanjutnya Kabupaten Luwu Utara, Parepare, dan Makassar, Barru (Satgas Intern Dinas), Sinjai (Satgas Internal Dinas), Luwu timur (satgas intern dinas), Wajo (intern Dinas), Enrekang (tim kewaspadaan PMK), serta Soppeng (Posko Kewaspadaan PMK Dinas Peternakan).














