banner 1280x250

Korban Banjir Bandang di Parimo 10 Orang Meninggal, 3 diantaranya Hilang

Korban Banjir Bandang di Parimo 10 Orang 3 diantaranya masih dalam Pencarian
Tampak salah satu rumah warga yang dipenuhi material banjir yang terjadi di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis malam, 28 Juli 2022. (Foto: Oppie)

PARIMO, theopini.id – Korban banjir bandang yang terjadi di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mencapai 10 orang. Dari 10 orang tersebut, tiga diantaranya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Berdasarkan infromasi awal yang dihimpun di lokasi banjir, korban meninggal dunia merupakan seorang nenek bersama cucunya yang masih bayi berumur 2 bulan di Dusun II dan seorang pria di Dusun III Desa Torue.

Baca Juga : BPBD Parimo Paparkan Penanganan Pra Hingga Pascabencana Banjir

Kemudian, empat korban lainnya merupakan pengendara mobil jenis Toyota Avanza dan Suzuki APV.
Kedua mobil tersebut tengah melintas dan langsung terseret arus banjir yang datang secara tiba-tiba sekira pukul 21.00 WITA, Kamis, 28 Juli 2022.

Sedangkan dua orang korban meninggal dunia yang mengendarai mobil jenis Toyota Avanza tidak diketahui secara pasti jenis kelaminnya, karena langsung dievakuasi oleh warga setempat.

Menurut Kepala Desa Torue, Kalman, hujan yang terjadi sekira pukul 19.00 WITA, disertai angin kencang.
Ketika pukul 21.00 WITA, banjir yang disertai material lumpur dan kayu langsung menggenangi rumah warga.

Baca Juga : Solusi Banjir di Parimo, Wabup Badrun: Penutupan Aktivitas PETI

Bahkan, jembatan di jalur trans sulawesi penghubung antara Desa Torue dan Purwosari nyaris putus. Namun, masih bisa dilalui kendaraan.
Hanya saja, saat ini belum dapat dilalui, karena kondisi jalur trans sulawesi di Desa Torue dan Purwosari masih dipenuhi material banjir.

Ditanya soal data rumah yang rusak akibat banjir bandang, Kalman mengaku belum dapat memastikan jumlahnya.

“Belum ada data pasti berapa rumah yang rusak akibat banjir. Namun, berdasarkan informasi dari masyarakat, ada sekitar puluhan rumah yang hanyut,” tandasnya.

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: