PARIMO, theopini.id – Warga Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah diresahkan dengan aktvitas pengeboman ikan, yang kembali marak terjadi di wilayah setempat.
“Kejadian hari ini, sekitar pukul 08.00 WITA, masyarakat dikejutkan dengan bunyi dentuman keras berasal kurang lebih 900 meter dari bibir pantai,” ungkap Warga Kecamatan Ongka Malino, Ahada (40), Kamis, 8 September 2022.
Menurutnya, bunyi dentuman itu bukan yang pertama kali didengarkan warga sekitar. Bahkan, sebelumnya aktivitas pengeboman ikan juga terjadi, dengan jarak kurang lebih 100 meter dari bibir pantai.
Baca Juga : Pelaku Bom Ikan di Perairan Teluk Tomini, Berasal dari Luar Daerah
Peristiwa itu, sempat dilaporkannya bersama tokoh masyarakat ke Pemerintah Kecamatan Ongka Malino, namun tak membuahkan hasil.
“Buktinya bunyi dentuman dari aktivitas pengeboman ikan masih juga terjadi,” ujarnya.
Ahada mengaku, warga tidak berani mendekat untuk melihat secara jelasnya, aktivitas pengeboman ikan itu, karena khawatir dengan bahaya yang akan ditimbulkan.
Akibat maraknya aktivitas pengeboman ikan itu, berdampak pada hasil tangkap nelayan kecil. Bahkan, bila terus saja terjadi, akan merusak terumbu karang sebagai habitat tumuhan laut.
“Kami berharap pemerintah berperan aktif dalam mengawasi perairan laut di wilayah Parimo, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” kata dia.







Komentar