Status Tanggap Darurat Bencana Desa Torue Diperpanjang Lagi

PARIMO, theopini.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengungkapkan, hingga kini status Desa Torue, Kecamatan Torue yang diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu, masih berstatus tanggap darurat bencana.

“Status tanggap darurat bencana di Desa Torue maish diperpanjang hingga dua bulan lamanya,” ungkap Sekretaris BPBD Parimo, Rivai, di Parigi, Senin, 26 September 2022.

Baca Juga : Desa Torue Kembali Diterjang Banjir

Menurut dia, status tanggap darurat bencana belum dicabut, karena pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sebanyak 52 unit yang dilaksanakan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, masih dalam proses pembangunan.

Kemudian, saat ini Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III juga sedang melaksanakan proses perkuatan tebing sungai Desa Torue menggunakan batu gajah, setelah sebelumnya melakukan normalisasi.

“Proses pelaksanaan pekerjaan ini, dalam masih dalam masa tanggap darurat bencana. Makanya kami belum mencabut status itu,” kata dia.

Dia menyebut, BPBD Parimo juga saat ini terus berupaya agar penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Desa Torue dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga : BPBD Siapkan Data Penghuni Huntara Korban Banjir Torue

Salah satunya, dengan menyiapkan data dampak bencana banjir untuk diusulkan ke Pemerintah Pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Banyak fasilitas yang harus segera ditangani pascabencana kemarin, seperti perbaikan dan pembangunan jembatan, serta pembangunan Hunian Tetap (Huntap),” pungkasnya.

Komentar