Dugaan Penyimpangan Dana Desa Baliara Dilimpahkan ke JPU

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Baliara Dilimpahkan ke JPU
Tersangka R saat digiring ke Lapas Kelas III Parigi oleh Kejari Parigi Moutong, Senin, 5 Desember 2022. (Foto : Istimewa)

PARIMO, theopini.id – Penyidik kepolisian melimpahkan berkas perkara dugaan penyimpangan dana desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi, Senin, 5 Desember 2022.

“Penyerahan tersangka berinisial R dan barang bukti, dilakukan penyidik Tipikor Polres Parimo kepada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus),” ungkap Kasi Intel, Kejari Parigi, Irwanto, dalam keterangan resminya, Senin.

Menurut dia, tersangka berinisial R dalam perkara tindak pidana korupsi tersebut, diduga telah melakukan penyelewengan pada penggunaan dana desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2019.

Baca Juga : Pemda Parimo Gelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi Dana Desa

Tersangka berinisial R, kata dia, diduga telah melanggar pasal 2 sub pasal 3 Jo pasal 18 UU RI No.31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka saat ini telah ditahan selama 20 hari di Lapas Kelas III Parigi, Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang mana dalam proses penyidikan tersangka tidak ditahan oleh penyidik Tipikor Polres Parimo,” ungkapnya.

Dia menyebut, kerugian negara terkait dugaan penyimpangan dana desa dan ADD 2019 di Desa Baliara senilai Rp 301.371.575,-.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: