Cegah HIV/AIDS, KPA Sulteng Gencar Sosialisasikan Program STOP

Cegah HIV/AIDS, KPA Sulteng Gencar Sosialisasikan Program STOP
Ilustrasi (Google)

PALU, theopini.id –  Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) gencar menggalakan program Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan (STOP) untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

“STOP merupakan salah satu program kami, agar tidak terdapat korban meninggal dunia akibat virus HIV/AIDS,” ungkap Sekretaris KPA Sulawesi Tengah, dr. Muslimah L Gadi, M.Si, di Palu, Selasa, 6 Desember 2022.

Baca Juga : Sigi Bersinergi dan Berkolaborasi dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Menurutnya, program STOP terdiri dari penyuluhan, pemeriksaan melalui Voluntary Counseling And Testing (VCT). Apabila hasilnya positif, maka akan diberikan obat Anti Retroviral (ARV).

Fungsi dari obat ARV, kata dia, untuk menekan virus agar tidak berkembang, sehingga virus HIV tersebut tidak berubah menjadi AIDS.

Sosialisasi yang dilakukan secara langsung, maupun melalu pemasangan spanduk dan benner, menyasar siswa SLTA serta mahasiswa mulai dari 15-24 tahun.

“Pada 2030, terdapat 3 zero yang akan dicapai nanti, diantaranya tidak ada infeksi baru, bebas stigma dan diskriminasi serta tidak ada korban meninggal karena AIDS,” kata dia.

Dia menyebut, kendala yang dialami KPA Sulawesi Tengah dalam pencegahan HIV/AIDS, yaitu kurangnya keterlibatan OPD melakukan sosialisasi sesuai tupoksinya.

Selain itu,  jauhnya jarak tempuh antara tempat tinggal penderita dan tempat pengobatan, juga menjadi kendala lainnya.

Baca Juga : 61 Warga Kecamatan Torue Jadi Pelopor Peduli AIDS

“Sementara, pengobatannya harus dilakukan secara terus menerus dan tidak boleh putus, dalam mengkonsumsi obat ARV pun harus dilakukan seumur hidup. Karena obat itu tidak mematikan virus melainkan hanya menekan perkembangan virusnya,” tukasnya.

Dia berharap, seluruh kalangan masyarakat memiliki kepedulian terhadap pencegahan HIV/AIDS serta komitmen pimpinan dalam menyebarluaskan informasi dan memberikan dukungan dalam bentuk biaya dan keterlibatan OPD sesuai dengan tupoksinya.

Sumber : Humas Pemprov Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: