Hasil Reses DPRD Parimo, Masih Didominasi Infrastruktur

PARIMO, theopini.id – DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menyampaikan hasil resesnya pada sidang paripurna, Senin, 30 Januari 2023.

“Pelaksanaan reses dilaksanakan pada 18-23 Desember 2022, bertempat di Daerah Pemilihan (Dapil) satu sampai lima, yang meliputi seluruh kecamatan di Kabupaten Parimo,” ungkap anggota DPRD Parimo, Leli Pariani, membacakan rampungan hasil reses. 

Baca Juga : DPRD Parimo Laporkan Hasil Reses Masa Persidangan III 2021

Menurutnya, aspirasi masyarakat yang disampaikan pada anggota DPRD Parimo, dari Dapil masing-masing, yakni adanya perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan, agar mempermudah akses usaha tani, serta peningkatan hasil pertanian, akses ketahanan pangan dari hasil perkebunan dan perikanan.

Masyarakat berharap agar adanya realisasi bantuan bibit pertanian, dan perkebunan, pupuk, ternak, alat pertanian, alat perikanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta bantuan peralatan kesenian guna peningkatan seni budaya.

“Untuk itu, dalam bidang pertanian, perlu pendampingan instruktur atau penyuluhan pertanian ke desa-desa,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya peningkatan sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kesehatan, keamanan, dan keagaaman.

Dalam reses, masyarakat juga meminta pembangunan dan peningkatan akses jalan di kawasan yang dianggap penting, agar menopang mobilisasi hasil pertanian, perikanan dan usaha kecil menengah (UKM) di wilayah desa terpencil.

Kemudian, adanya sarana prasarana jembatan, drainase, sarana olahraga dan bantuan instalasi listrik untuk penerangan serta penyediaan fasilitasi air bersih.

“Untuk itu kiranya pemerintah merealisasikan setiap proposal masyarakat yang disampaikan sesuai prosedur pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tukasnya.

Dia menjelaskan, tujuan reses dilaksanakan untuk menjadi instrumen yang baik, memperoleh aspirasi dan masukan dari konstituen, serta melihat langsung implementasi berbagai kebijakan eksekutif.

Kemudian, masa reses dipergunakan anggota DPRD secara perseorangan, atau kelompok untuk mengunjungi Dapil guna menyerap aspirasi masyarakat.

“Olehnya masa reses dilaksanakan paling lama enam hari kerja, dalam satu kali reses,” jelasnya.

Adapun, peningkatan fungsi dan peran lembaga DPRD, sebagaimana diatur perundang-undangan, tidak lain karena sebuah tuntutan demokrasi.

Terutama, kata dia, masih meningkatnya kesadaran politik masayarakat. Sehingga, mendorong anggota DPRD untuk senantiasa meningkatkan kualitas, serta mempertinggi semangat pengabdiannya sebagai wakil rakyat.

Baca Juga : DPRD Parimo Sampaikan Laporan Hasil Reses

Kegiatan reses, menjadi sebuah kesempatan bagi anggota DPRD, untuk lebih dekat dengan para konstituen di Dapil masing-masing.

“Reses yang kami laksanakan, tidak hanya sebuah kunjungan kerja. Namun, implementasi dari niat massif, dan tujuan mengintegrasikan program kegiatan pembangunan dengan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.