Satpol PP dan Damkar Parimo Dorong Fungsi Linmas Sebagai Redkar

PARIMO, theopini.idSatuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mendorong fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di desa sebagai Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

“Di Satpol PP dan Damkar, harusnya segala kegiatannya bersinergi antara satu dan lainnya, karena satu dinas. Apalagi di kecamatan ada Sat Pol PP, dan desa ada Linmas,” kata Kasat Satpol PP dan Damkar Parimo, Nur Srikandi Puja Passau, di Parigi, Rabu, 15 Februari 2023.

Baca Juga : Satpol PP dan Damkar Parimo Bangun Jiwa Korsa Lewat Outbound

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Pemendagri) Nomor 26 tahun 2020, menyatakan tugas Satlinmas, salah satunya sebagai pemadam kebakaran.

Sehingga, bila linmas difunsikan dengan baik, khususnya sebagai pemadam, maka penggunaan dana desa bisa digunakan sebagai dana pembinaan masyarakatnya.

“Tapi kembali lagi, kalau semua kepala desa mau berbuat seperti itu,” katanya.

Dia mengatakan, Sat Pol PP dan Damkar sudah melakukan sosialisasi pada enam kecamatan untuk pembentukan Redkar, dan saat ini tinggal menunggu persetujuan kepala desa untuk penerbitan SK.

Tujuannya, kata dia, agar Sat Pol PP dan Damkar dapat melakukan pelatihan dan pembinaan, usai SK Redkar diterbitkan.  

Saat ini, lanjutnya, baru Kecamatan Tinombo yang telah memiliki tenaga Redkar. Bahkan, 1 unit armada Damkar telah ditempatkan di wilayah tersebut.

Kemudian, Sat Pol PP dan Damkar Parimo juga pernah menempatkan satu armada di Pos Damkar di Kecamatan Torue, tapi ditarik karena kondisinya rusak tanpa perawatan.

“Kemungkinan, jika semua Repkar serta Sumber Daya Manusia (SDM) sudah siap, akan kita lakukan mobilitas kembali di sana,” ujarnya.

Baca Juga : Pemda Parimo Akan Sosialisasikan Perda 3/2022 di 23 Kecamatan

Kasat menjelaskan, untuk penanganan kebakaran dengan wilayah geografis Parimo, seharusnya dibutuhkan satu unit armada per kecamatan.

Sehingga, Sat Pol PP dan Damkar telah mengusulkan bantuan penambahan armada ke Pemerintah Pusat, namun belum direalisasikan.

Komentar