PARIMO, theopini.id – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanagan (PUPRP) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, melanjutkan tiga proyek peningkatan jalan yang putus kontrak di 2022, karena pelaksana tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan.
“Tiga titik proyek peningkatan jalan tersebut, yakni Desa Suli-Malakosa di Kecamatan Balinggi, Desa Petanusugi, Kecamatan Bolano Lambunu, dan Kayu Agung, Kecamatan Mepanga,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Vadlon, di Parigi, Kamis, 23 Februari 2023.
Baca Juga : 7 Kontrak Proyek Jalan di Parimo Diputus, Ini Penyebabnya
Menurutnya, Dinas PUPRP Parimo saat ini sedang melakukan perhitungan, untuk melanjutkan pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut.
Total anggaran proyek jalan Suli-Malakosa sebesar Rp 4 miliar. Kemudian, proyek jalan Kayu Agung sebesar Rp 6 miliar lebih.
Sementara proyek jalan Desa Petanusugi, Dinas PUPRP Parimo menunggu pergeseran. Sebab, anggarannya masih berkisar Rp 1,7 miliar.
“Sumber anggaranya full Dana Alokasi Umum (DAU), dianggarkan kembali,” ujar Vadlon.
Rencananya, pelaksanaan proses tender proyek peningkatan jalan tersebut, akan dilaksanakan pada April 2023, dengan masa kerja selama kurang lebih lima bulan.
Baca Juga : PN Parigi Gelar Sidang Perdana Gugatan Penyedia Jasa Konstuksi
Vadlon mengaku, penetapan pemenang tender akan dilakukan lebih selektif. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya pemutusan kontrak kerja.
“Konsekuensinya akan sama. Bila ada yang tidak sesuai progresnya, kami berlakukan pemutusan kontrak. Tapi harapan kami, aman-aman saja tahun ini,” tegasnya.









