Tradisi Pawai Obar Sambut Ramadan, Simbol Kegembiraan Umat Islam

PARIMO, theopini.id Tradisi Pawai Obor bukan hal yang tak lazim bagi umat islam diberbagai wilayah di Indonesia, sebagai simbol kegembiraan menyambut bulan Suci Ramadan.

Biasanya, Pawai Obor dilaksanakan tiga hingga sehari menjelang bulan Suci Ramadan, yang diikuti hampir seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Baca Juga: Kelurahan Kabonena Gelar Pawai Obor Sambut Ramadan

Kegiatan ini, digagas oleh sejumlah organisasi Islam, lembaga kerukunan umat beragama, hingga remaja masjid, yang tak lain bertujuan untuk mempererat silaturahmi, dan berbagi kegembiraan.

Sama halnya, Pawai Obor di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diikuti Ribuan umat Islam yang melintasi jalan Trans Sulawesi.

Pawai Obor tersebut, mengambil titik star dari Desa Bambalemo, dan finis di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, pada Selasa malam, 21 Maret 2023.

“Kegiatan ini, diprakarsai oleh tiga lembaga, yakni Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, Forum Komunikasi Masyarakat Kaili (FKMK), Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA), dan dibantu Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP),” kata Ketua HPA Parimo, Moh Ridwan, di Parigi, Selasa.

Menurutnya, kegiatan Pawai Obor menyambut bulan Suci Ramadan akan dijadikan agenda rutin HPA Parimo, untuk kembali mempererat tali silaturhmi.

Baca Juga: Jelang Nyepi, Umat Hindu di Parimo Gelar Pawai Ogoh-ogoh

Ridwan mengimbau kepada umat Islam di Kabupaten Parimo, agar menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan saling memberi maaf satu dan lainnya.

Peserta Pawai Obor tersebut, dilepas oleh Wakil Bupati Parimo, H Badrun Nggai, yang sebelumnya telah mengingatkan warga untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib.

Komentar