Tekan Sebaran Penyakit, Pemda Parimo Gelar Rapat Monev PMK

PARIMO, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), untuk menekan penyeraban pada ternak sapi di wilayah setempat.

“Perlu adanya pendataan dan identifikasi lapangan, guna mendapatkan data sebaran perwilayah kasus ternak sapi yang terjangkit penyakit, telah divaksin, dan terobati. Bahkan dinyatakan secara klinis sembuh total,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran Tiangso, di Parigi, Senin, 3 Maret 2023.

Baca Juga: Cegah Penularan Virus, Pemda Parimo Gelar Vaksinasi PMK di Siniu

Menurutnya, dari laporan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parimo, sekitar 2.600 ekor ternak sapi mendapatkan pengobatan secara klinis, dan dirawat secara intensif, serta 2.995 ekor ternak sapi telah divaksin.

“Artinya dari launching vaksin dosis pertama pada 02 Februari 2023 di Kecamatan Siniu, telah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujarnya.

Dia berharap, agar tim yang telah bekerja, selalu memberi update laporan kepada Parimo untuk mengetahui perkembangan dan hasil yang telah dicapai.

Selain itu, terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan hingga ke tingkat desa, untuk sebagai upaya mendeteksi dini penyebaran PMK.

“Apabila terjadi hal-hal yang sifatnya teknis, dan butuh penanganan cepat bisa segera ditindaklanjuti,” kata dia.

Zulfinasran mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya peternak sapi, agar bisa bekerjasama dengan pemerintah, dalam mensosialisasikan dan melakukan pencegahan PMK.

Dia mengatakan, penanganan kasus PMK menjadi perhatian serius Pemda. sebab, sentra-sentra pembibitan dan peternakan sangat besar di Kabupaten Parimo.

Bahkan, memiliki populasi yang baik, sehingga dibutuhkan strategis dan keseriusan, agar kelompok masyarakat pembudidaya ternak sapi tidak mengalami permasalahan serta penurunan kualitas, dan produktifitas.

“Selain alasan diatas, trend menjelang perayaan hari raya Idul Fitri juga berpengaruh terhadap sejumlah daerah ditanah air,” ungkapnya.

Khusus Kabupaten Parimo, kata dia, akan membutuhkan pasokan daging sapi dalam rangka melayani kebutuhan konsumtif masyarakat.

Baca Juga: Pemda Parimo Terget 10 Ribu Ternak Sapi Tervaksin PMK

Olehnya, Pemda Parimo harus menciptakan keamanan dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat, serta mengendalikan kenaikan harga dipasaran.

“Sehingga pemerintah dapat menekan laju inflasi daerah, dan menumbuhkan nilai beli masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Prokopim Setda Parimo

Komentar