PARIMO, theopini.id – Tercatat 177 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah siap diberangkatkan ke tanah suci pada musim haji 2023.
“Dari total 142 kuota yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, hanya 117 siap diberangkatkan tahun ini,” ungkap Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kementerian Agama Parimo, Subhan Lapu, di Parigi, Senin, 22 Mei 2023.
Baca Juga: Tingkatkan Pemahaman CJH, Kemenag Parimo Gelar Bimbingan Manasik Haji
Menurutnya, 25 orang yang tidak bisa berangkat pada musim haji tahun ini, karena terkendala ekonomi, kesehatan, tunda akibat mahram dan meninggal dunia.
Sementara, persiapan 117 CJH telah mencapai 99 persen, dan rencananya akan diberangkat ke Asrama Haji Palu, Sulawesi Tengah pada 5 Juni 2023.
“Kami sudah melakukan koordinas dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, terkait pelepasan CJH yang akan digelar di kantor Bupati Parimo,” ujarnya.
Dari kuota 117 CJH asal Kabupaten Parimo, terdapat empat orang Lanjut Usia (Lansia) dengan usia tertua 91 tahun dan terendah 88 tahun.
Sedangkan CJH termuda asal Kabupaten Parimo, yakni laki-laki berusia 20 tahun dan perempuan berusia 27 tahun.
“Untuk musim haji tahun ini, Lansia akan mendapatkan pelayanan khusus mulai dari saat proses keberangkatan hingga di tanah suci,” imbuhnya.
Dia berharap, 117 CJH asal Kabupaten Parimo tidak lagi menghadapi kendala saat proses keberangkatan haji.
Baca Juga: Kemenag Pastikan CJH Lansia Dapat Pelayanan Khusus
Hanya saja, terdapat satu orang CJH yang sidik jarinya belum terbaca pada sistem pengurusan Visa Bio. Namun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah untuk mencari solusi.
“Beberapa CJH juga telah mendatangi kami untuk memperbaiki kesalahan penulisan nama, dan telah ditindaklanjuti,” pungkasnya.














