PARIMO, theopini.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar bimbingan manasik haji selama dua hari, 1-2 Mei 2023.
“Ibadah haji, merupakan salah satu bentuk yang memiliki makna, multi aspek, ritual, individual, psikologis dan sosial. Sehingga dibutuhkan pengetahuan cukup untuk melaksanakannya,” kata Ketua Panitia Bimbingan Manasik Haji, Kabupaten Parimo, Moh Amin, di Parigi, Senin, 1 Mei 2023.
Baca Juga: Kemenag Terus Siapkan Fasilitas dan Layanan Haji Jamaah Lansia
Menurutnya, tujuan bimbingan manasik haji, ialah untuk memberikan pemahaman terlebihnya kepada Calon Jamaah Haji (CJH), khususnya yang Lanjut Usia (Lansia).
Tahun ini, kata dia, ada sebanyak 142 orang CJH Kabupaten Parimo yang terdiri dari 47 laki-laki dan 95 orang perempuan akan diberangkatkan pada Juni 2023.
“Setiap CJH harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang rukun haji, wajib haji dan sunah-sunahnya serta tata cara pelaksanaan ibadah Haji dan Umrah,” kata dia.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Lewis berharap kualitas penyelenggaraan ibadah haji secara terus-menerus, dan berkesinambungan yang meliputi pelayanan, pembinaan dan perlindungan terhadap CJH melalui bimbingan tersebut.
“Mengingat penyelenggaraan haji ini, berkaitan dengan aspek teknis dan keagamaan,” kata Lewis saat membacakan sambutan Bupati Parimo.
Baca Juga: Begini Besaran BPIH 1444H/2023M per Jamaah Haji Reguler
Bimbingan manasik haji ini, kata dia, dilakukan untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada para CJH, agar menjadi jama’ah haji yang mandiri serta siap dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji.
“Kepada CJH saya harapkan bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dan apabila ada hal-hal yang tidak dimengerti, ditanyakan. Sehingga tidak mendapatkan kendala maupun hambatan saat menunaikan ibadah haji,” imbuhnya.














