PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H Rusdy Mastura mengapresiasi pencanangan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan Bea Cukai Pantoloan, Kota Palu.
“Pencanangan WBBM hari ini, merupakan wujud komitmen dan konsistensi Bea Cukai Pantoloan, untuk terus memperbaiki sistem pelayanan. Termasuk memastikan hadirnya pelayanan prima dan akuntabel,” kata Gubernur Rusdy Mastura, saat menghadiri pencanangan WBBM dan pemusnahan ribuan rokok ilegal, di Palu, Selasa, 5 September 2023.
Baca Juga: Bea Cukai Banten Musnahkan Barang Bukti Kisaran Rp 10,4 Miliar
Dia berharap, Bea Cukai Pantoloan tetap menjaga semangat dan menguatkan tekat dalam mengawal pelaksanaan WBBM.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan Pemusnahan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan.
Pemusnahan ini, kata dia, merupakan bukti kinerja Bea Cukai Pantoloan dalam rangka mencegah kerugian negara serta mengakselerasikan sektor perdagangan dan industri.
“Selain itu, meningkatkan pendapatan negara dari kepabeanan dan cukai. Sekaligus melindungi bangsa dan negara dari barang-barang import ilegal, khususnya di Sulawesi Tengah,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Pantoloan, Krisna Wardhana mengatakan, pencanangan WBBM merupakan lanjutan dari capaian yang telah diraih sebelumnya, yakni predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Selain itu, pemusnahan BMMN atas pelanggaran kepabeanan dan cukai hasil penindakan kurang lebih bernilai Rp400 juta.
Baca Juga: Bea Cukai: Ada Potensi Pengembangan Ekspor di Parimo
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu dalam mendukung kami, meraih capaian kinerja yang optimal. Hal ini, tidak pernah lepas dari kontribusi semua pihak,” pungkasnya.







Komentar