PALU, theopini.id – Calon Presiden (Capres), Ganjar Pranowo mengungkapkan, dua strategi utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi yang signifikan di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Menurutnya, Sulawesi Tengah yang memiliki sejumlah industri pertambangan terbesar di Indonesia, terutama nikel. Meskipun berkembang, dampaknya belum dirasakan secara merata di seluruh wilayah.
Baca Juga: Besok, Kampanye Capres Ganjar Akan Diamankan 812 Personel Polda Sulteng
“Persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi langkah krusial. Yang mesti dilakukan, menyiapkan SDM, jangan sampai exploitasi dilakukan orang lain,” ungkap Ganjar, yang berkunjung ke Kota Palu, dalam rangka kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres), Senin, 4 November 2023.
Diharapkan, anak daerah di Sulawesi Tengah bisa meyakinkan, memilih potensi di bidang pertambangan. Artinya, pendidikan dan keterampilan harus cukup.
“Tidak ada kesiapan, kita lah yang menjadi PR besar, selalu menyalahkan orang lain. Padahal kita sendiri tidak menyiapkan diri sesuai dengan lokalitas atau potensi lokal di daerah. Kalau SDM bagus, pasti akan bisa menjadi tuan rumah di daerahnya dia sendiri,” tukasnya.
Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah, kata dia, perlu melibatkan daerah secara langsung dalam kepemilikan sistem.
Apabila ownership sistemnya sudah melibatkan daerah, dua strategi utama ini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan masyarakat mendapatkan pembangunan.
“Saya yakin, bahwa kombinasi dari persiapan SDM yang tangguh dan sistem kepemilikan melibatkan daerah akan menjadi kunci utama bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pembangunan merata di Sulawesi Tengah,” tuturnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Berkunjung ke Kota Palu, Ngopi Bareng Kader PPP
Adapun priotitas utama program Ganjar-Mahfud, yakni pembukaan lapangan pekerjaan, peningkatan daya beli masyarakat dan pemberantasan korupsi.
Saat kampanye di Kota Palu, Ganjar juga melakukan pertemuan diskusi bersama generasi muda Sulawesi Tengah, untuk dapat mendengar harapan-harapan anak muda ke depanya.







Komentar